Sejumlah pelajar melintasi banjir yang merendam Nagari Kampuang Galapuang, Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (25/11). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Sejumlah pelajar melintasi banjir yang merendam Nagari Kampuang Galapuang, Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (25/11). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Berdasarkan data BPBD Padang Pariaman, sebanyak 3.076 unit rumah terendam banjir luapan sungai, dengan total warga terdampak mencapai 3.076 KK / 9.228 jiwa di 15 nagari sejak Senin (24/11) dan terus meluas akibat intensitas hujan tinggi yang menyebabkan pemerintah daerah menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat, menetapkan status tanggap darurat bencana akibat terjadinya banjir, longsor, dan pohon tumbang di berbagai lokasi di daerah itu akibat cuaca ekstrem yang terjadi sejak Jumat (21/11). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Diketahui Padang Pariaman mengalami sejumlah bencana sejak Jumat (21/11) akibat cuaca ekstrem. Bahkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem masih menerpa daerah itu dan sekitarnya hingga 27 November. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)