AHY: Pemerintah Kirim Alat Berat untuk Tangani Bencana di Sumatera

CNN Indonesia
Sabtu, 29 Nov 2025 17:20 WIB
Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pemerintah mengirim alat berat untuk membantu dan menangani bencana di wilayah Sumatera.
Pemerintah mengirim alat berat untuk menangani bencana di Sumatera. (ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pemerintah mengirim alat berat untuk membantu dan menangani bencana di wilayah Sumatera.

"Kita kemarin sesegera mungkin mengirimkan alat-alat yang diperlukan, material sekaligus petugas di lapangan agar bisa mengerjakan itu dengan cepat. Proses pengiriman sudah dimulai, sudah dilakukan," ujar AHY dalam acara Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2025 di Hall Kasablanka, Sabtu (29/11).

Pengiriman alat berat untuk proses perbaikan, kata AHY telah dikoordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum. Apabila proses pembangunan sudah bisa dilakukan, maka akan langsung dikerjakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami di bawah Kementerian Pekerjaan Umum, bertugas untuk mengirimkan alat-alat berat untuk membantu dengan cepat longsor ataupun banjir sekaligus juga memperbaiki fasilitas yang memang vital, yang esensial," jelasnya.

Menurut AHY perbaikan infrastruktur memang sangat penting apalagi jalan dan jembatan yang menjadi akses utama mobilitas masyarakat. Namun, pemerintah saat ini fokus utamanya penyelamatan warga yang mungkin masih terjebak di lokasi bencana.

"Jadi tahapan pertama adalah tanggap darurat dulu, bencana, penyelamatan warga, tapi setelah itu sekaligus kita memetakan, karena tidak setiap kali mudah kondisinya untuk bisa segera dilakukan pembangunan, tetapi pastilah kita sesegera mungkin lakukan pembangunan," ucap AHY.

Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, ia menekankan instansinya ingin memastikan proses evakuasi warga di lokasi dan sekitarnya akan menjadi yang utama.

"Kita ingin memastikan penyelamatan manusia yang pertama, medical evacuation, tapi juga drop logistik, karena banyak sekali yang terputus sekali lagi," kata AHY.

Bencana banjir bandang hingga longsor di wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat sudah menewaskan lebih dari 190 korban jiwa.

(lyd/har)
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER