Truk Tronton Melintang di Flyover Ciputat, Diduga Sistem Rem Terkunci

CNN Indonesia
Kamis, 08 Jan 2026 11:53 WIB
Kecelakaan truk tronton muatan besi di Flyover Ciputat menyebabkan kemacetan parah. Polisi menutup jalur arah Gunung Sindur, dan evakuasi sedang dilakukan.
Truk tronton muatan besi melintang di Flyover Ciputat menyebabkan kemacetan (Dok. Arsip Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Truk tronton yang membawa muatan besi mengalami kecelakaan dan jatuh melintang menutupi badan jalan Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (8/1) pagi.

Akibatnya lalu lintas pun menjadi macet karena badan jalan tertutup truk yang melintang itu. Posisi truk dan muatan besi yang melintang di ruas jalan flyover Ciputat mengarah ke selatan atau mengarah ke Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Kepolisian pun terpaksa menutup jalur ke arah selatan karena tidak bisa dilewati. Sementara arah sebaliknya yang menuju ke UIN atau Jakarta, lalu lintas tetap dibuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi menyebut penyebab truk tronton pengangkut besi di Flyover Ciputat, Tangerang Selatan diduga disebabkan sistem pengereman kendaraan terkunci.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan kecelakaan bermula saat dua truk tronton pengangkut besi melaju dari arah Jakarta menuju ke Gunung Sindur.

"Kronologisnya tadi pagi jam 9.15-9.20 itu di Flyover Ciputat itu ada dua kendaraan tronton yang mengangkut besi dari arah Jakarta rencana mau menuju Gunung Sindur. Pada saat di tanjakan, di atas truk tronton yang ngangkut besi pertama itu mengalami locking brake, jadi sistem pengeremannya terkunci," kata Bambang saat dihubungi, Kamis siang.

Akibatnya, truk tronton pengangkut besi yang berada di belakangnya tidak sempat menghindar dan terjadi kecelakaan.

"Kendaraan tronton yang di belakangnya yang ngangkut besi juga itu tidak bisa menghindari tabrakan, nabrak lah, pada saat nabrak kejepit sopirnya, mobil itu mundur ada motor di belakangnya," tutur Bambang.

"Alhamdulillah pengendara motor bisa loncat dan motornya yang rusak," imbuhnya.

Bambang memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun, satu sopir truk tronton mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Lebih lanjut, saat dihubungi tadi sekitar pukul 11.00 WIB, Bambang menyebut saat ini kendaraan derek telah tiba di lokasi untuk mengevakuasi truk tronton yang terlibat kecelakaan.

"Untuk mobil derek lagi muter di Polsek, insyaallah dalam waktu dekat sudah bisa kita evakuasi," ujarnya.

Bambang mengimbau pengendara yang mengarah ke selatan agar tidak menggunakan flyover untuk sementara menunggu proses evakuasi truk tronton.

"Jadi masyarakat kami tidak perkenankan untuk melintas di atas mengingat risiko bahaya lebih besar dari laka truk tronton," ucap Bambang.

(dis/kid)


[Gambas:Video CNN]