Jelang Rakernas 2026, PDIP Ancam Pecat Kader Korupsi
Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan (PDIP) mengeluarkan larangan keras bagi seluruh kader untuk menyalahgunakan kekuasaan maupun melakukan tindak pidana korupsi. PDIP mengancam akan memecat kader yang terbukti melakukan korupsi.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sangat jelas dalam menjaga marwah partai dan untuk ditetapkan dalam Surat Internal No. 508/IN/DPP/I/2026 tertanggal 9 Januari 2026.
"Di edaran yang kami buat sebelum pelaksanaan Rakernas, ditulis larangan tegas terhadap kader untuk melakukan korupsi. Termasuk di antaranya agar tidak meminta uang pada pihak mana pun dengan alasan akan mengikuti kegiatan partai, khususnya untuk penyelenggara negara," ujar Hasto dalam keterangannya, Sabtu (10/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat tersebut menginstruksikan empat poin utama bagi seluruh anggota fraksi di DPR RI hingga DPRD, pengurus DPD/DPC, serta kepala daerah kader partai.
Pertama, seluruh kader harus menjalankan amanat Kongres VI untuk menjaga nama baik dan kewibawaan partai.
Kemudian, para kader dilarang keras menyalahgunakan wewenang dalam jabatan untuk terlibat korupsi dalam bentuk apa pun.
Ketiga, PDIP tidak memberikan toleransi terhadap perbuatan yang mencederai kepercayaan rakyat.
Keempat dan terakhir, DPP akan memberikan sanksi organisasi tertinggi berupa pemecatan bagi kader yang terbukti secara hukum melakukan korupsi.
Lebih lanjut, Juru Bicara PDI Perjuangan Guntur Romli menyebut Rakernas yang dibuka hari ini di Beach City International Stadium, Ancol, akan menjadi forum strategis untuk membahas penguatan penegakan hukum yang independen.
PDIP juga akan menekankan pentingnya edukasi anti korupsi melalui sekolah partai serta transparansi pendanaan politik.
Langkah ini dipandang penting untuk memperbaiki tata kelola di sektor sumber daya alam (SDA) dan kehutanan guna mencegah bencana alam, seperti yang terjadi di wilayah Sumatra.
PDIP berharap penegasan ini menjadi pedoman yang dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh kader.
(lom/mik)[Gambas:Video CNN]

