PDI Perjuangan Respons Ambisi PSI Jadikan Jateng 'Kandang Gajah'

CNN Indonesia
Minggu, 11 Jan 2026 00:01 WIB
PDI Perjuangan buka suara soal keinginan Partai Solidaritas Perjuangan (PSI) menjadikan Jawa Tengah kandang gajah.
PDI Perjuangan buka suara soal keinginan Partai Solidaritas Perjuangan (PSI) menjadikan Jawa Tengah kandang gajah. (CNN Indonesia/Loamy Noprizal)
Jakarta, CNN Indonesia --

PDI Perjuangan merespons pernyataan Partai Solidaritas Perjuangan (PSI) menjadikan Jawa Tengah kandang gajah. Gajah sendiri merupakan logo dari partai yang saat ini diketuai Kaesang Pangarep.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan masih terlalu dini untuk mengutarakan hal itu. Namun, Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai basis PDI Perjuangan hingga disebut sebagai Kandang Banteng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemilu masih panjang. Rakyat yang menentukan ya. Rakyat yang menentukan, yang punya kedaulatan," kata Hasto dalam konferensi pers HUT PDIP KE-53 dan Rakernas I Tahun 2026 di Beach City International Stadium, Sabtu (10/1).

Hasto menjelaskan bahwa PDIP dalam peringatan HUT ke-53 melakukan autokritik dengan perbaikan ke dalam mempertajam ideologi, dan berbagai isu lain, salah satunya terkait penanganan bencana.

"PDI Perjuangan bergerak maksimum, demi kemanusiaan, tanpa mempertimbangkan aspek-aspek mereka (masyarakat) memilih siapa," tuturnya.

[Gambas:Video CNN]

Menurutnya, dalam situasi saat ini, PDIP lebih berfokus melakukan konsolidasi organisasi dalam seluruh aspek kehidupan partai. Sehingga, saat rakyat menghadapi kesulitan, seperti bencana, pihaknya siap turun dengan seluruh kekuatan dari partai.

"Itu yang jadi skala prioritas kami," katanya.

Hal itu disampaikan menyikapi Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang mengatakan Jawa Tengah merupakan kandang gajah. Pernyataan itu disampaikan Kaesang saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah di Kota Solo, Kamis (8/1).

Meski masih berselang empat tahun, PSI menyatakan bakal mulai memanaskan mesin partai dan menargetkan 17 kursi DPRD Provinsi pada Pemilu 2029 mendatang.

Kaesang menyebut saat ini PSI memiliki 12 anggota DPRD di Jawa Tengah. Namun, jumlah tersebut dinilai masih belum ideal.

"Jujur saja, 12 kursi itu masih terlalu kecil untuk Jawa Tengah. Target kita ke depan 17 kursi di tingkat provinsi. Untuk kabupaten/kota, minimal 100 fraksi harus terisi," kata Kaesang dalam keterangannya, Kamis (8/1).

Ia mengklaim PSI di Kota Solo yang mengalami peningkatan signifikan. Pada Pemilu sebelumnya, PSI hanya meraih satu kursi DPRD.

Pada Pemilu 2024, angka itu meningkat menjadi lima kursi dan berhasil menempatkan kadernya sebagai pimpinan DPRD Kota Solo. Selain itu, PSI juga telah memiliki Wakil Wali Kota Solo.

"Saya berharap di pemilu selanjutnya akan semakin banyak pemimpin yang lahir dari PSI," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kaesang juga menyoroti peran strategis para ketua DPC sebagai ujung tombak partai di lapangan.

"Bapak dan Ibu Ketua DPC semua yang hadir di sini adalah ujung tombak partai. Kami di pusat tidak ada artinya kalau tidak ada Bapak dan Ibu semua yang bekerja di lapangan," ucap Kaesang.

Kaesang menegaskan komitmen PSI untuk terus hadir dan bekerja bagi masyarakat Jawa Tengah.

"Jawa Tengah ini kandang gajah. PSI hadir untuk masyarakat Jawa Tengah. Tolong bantu kami bekerja dan bergerak bersama menuju Pemilu 2029," tuturnya.

(lom/chri)