Walkot Tangsel Bentuk Timsus Tangani Percepatan Pengelolaan Sampah

CNN Indonesia
Rabu, 14 Jan 2026 22:40 WIB
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, bentuk tim khusus untuk percepatan pengelolaan sampah di tujuh kecamatan, fokus pada bank sampah dan pemetaan titik kritis.
Petugas Pemkot Tangsel angkut tumpukan sampah di jalan. (Dok.Pemkot Tangsel via Detikcom)
Tangerang Selatan, CNN Indonesia --

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Benyamin Davnie membentuk tim khusus percepatan pengelolaan sampah di tujuh wilayah kecamatan.

Diketahui beberapa waktu terakhir sampah menjadi persoalan yang rumit bagi Tangsel, karena sulitnya pengangkutan dan pembuangan.

Dia mengatakan timsus itu akan membantu fasilitasi pembentukan bank sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup. Timsus itu akan mencatat, mendokumentasikan TPS-3R, titik-titik kritis soal sampah di tiap wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seperti itu. Nanti untuk kemudian hasilnya, diambil langkah-langkah berikutnya ke depan harus seperti apa," sebutnya di Balai Kota Tangsel, Rabu (14/1).

Benyamin memastikan pemerintah daerah berkomitmen terus membenahi penanganan sampah di Tangerang Selatan. Baik dalam skala jangka pendek, menengah hingga panjang seperti ini.

Dia bilang tim khusus jumlahnya sekitar 140 lebih orang.

Satu kecamatan, lanjutnya, berjumlah puluhan orang. Mereka menyebar ke setiap lini kritis sampah.

Pemetaan kecamatan kritis sampah

Ditanya soal wilayah mana saja yang dipetakan kritis sampah. Benyamin memastikan hampir semua kecamatan.

"Tiga tertinggi tadi, Ciputat Timur, Ciputat sama Serpong ini cukup kritis lah penanganan sampahnya," jelasnya.

Ia bilang, dalam upaya penanggulangan masalah sampah cara efektif adalah menyelesaikan dari tingkat hulu atau lingkungan masyarakat. Maka kelompok bank sampah maupun TPST-3R harus segera dibentuk.

"Ya, mulai hari ini. Mulai hari ini. Pembagian tugas dan kelurahannya nanti mulai hari ini," tutup Benyamin Davnie.

(arl/kid)


[Gambas:Video CNN]