Prabowo Bahas Geopolitik dengan Guru Besar Se-Indonesia di Istana

CNN Indonesia
Kamis, 15 Jan 2026 10:44 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto bakal membahas perkembangan geopolitik dengan akademisi kajian sosial humaniora (soshum) di Istana Kepresidenan.
Presiden RI Prabowo Subianto bakal membahas perkembangan geopolitik dengan akademisi kajian sosial humaniora (soshum) di Istana Kepresidenan. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap Presiden RI Prabowo Subianto bakal membahas perkembangan geopolitik dengan akademisi kajian sosial humaniora (soshum) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1).

Ia menyampaikan Prabowo menggelar diskusi dengan sekitar 1.200 akademisi soshum dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia yang hadir hari ini.

"Bapak Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan untuk berdiskusi, menyampaikan pandangan-pandangan beliau, update-update terhadap kondisi negara kita maupun kondisi geopolitik, dan rencana-rencana besar yang harus kita kerjakan ke depan," kata Pras di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pras menyampaikan acara hari ini merupakan upaya Prabowo untuk menjalin komunikasi dengan berbagai pihak.

Ia menyatakan hal ini juga menunjukkan upaya serius pemerintah dalam sektor pendidikan.

Pras menekankan bahwa memajukan sektor pendidikan merupakan amanah konstitusi UUD NRI 1945.

"Karena memang kita pahami pendidikan adalah salah satu pondasi dan faktor kunci," ucap dia.

Pantauan CNNIndonesia.com, para akademisi yang lengkap mengenakan atribut kampusnya mulai berdatangan ke Istana pada Pukul 07.50 WIB.

Wamendikti Saintek Stella Christie menyebut pertemuan ini merupakan momen bersejarah. Ia menyebut Prabowo merupakan presiden yang sangat peduli akan perkembangan iptek di Indonesia.

Ia juga menyampaikan di bawah kepemimpinan Prabowo anggaran Kemendikti Saintek mengalami peningkatan yang signifikan.

(mnf/isn)


[Gambas:Video CNN]