Pelaku Masturbasi di Bus TransJakarta Dua Orang

CNN Indonesia
Jumat, 16 Jan 2026 15:05 WIB
Foto ilustrasi. CNN Indonesia/Andry Novelino
Jakarta, CNN Indonesia --

Terduga pelaku masturbasi di bus TransJakarta berjumlah dua orang. Mereka ini tengah menjalani pemeriksaan Polres Jakarta Utara.

Usai ditangkap petugas keamanan di halte TransJakarta, dua orang tersebut dibawa ke polisi karena ada delik pidana.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara Inspektur Satu Maryati Jonggi mengatakan dua terduga pelaku ditangani unit Perlindungann Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jakut.

"HW dan FTR," kata kepada wartawan, Jumat (16/1) seperti dilansir dari Detikcom.

Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap keduanya terkait motif pelaku. "Masih dalam pemeriksaan," kata Maryati.

Peristiwa itu terjadi di dalam bus TransJakarta koridor 1A rute Balai Kota - Pantai Maju, Kamis (15/1).

Saat kejadian penumpang sedang penuh. Dalam video yang beredar dan viral, banyak penumpang berdiri di dalam bus.
Mulanya ada seorang penumpang yang curiga dengan bau aneh di dalam bus. Penumpang pria tersebut lalu bertanya ke terduga pelaku.

Seorang penumpang lain kemudian sadar di pakaiannya ada cairan putih yang diduga cairan sperma pelaku. Kejadian ini direkam seorang penumpang dan beredar di media sosial dan viral.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM, membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan pelaku sudah diserahkan ke kepolisian.

"Iya betul, ada kejadian itu. Karena ini ada aspek pidananya, petugas kami telah menyerahkan pelaku ke pihak yang berwajib," ujar Tjahyadi.

Pihak Transjakarta menyayangkan tindakan tidak senonoh pelaku di tengah bus yang sedang ramai penumpang. Transjakarta juga berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.

"Secara internal kami akan lakukan briefing ke petugas untuk evaluasi agar kasus serupa tidak terjadi lagi," kata Tjahyadi.

(tim/sur)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK