Kakorlantas Bidik Travel Ilegal Jelang Ramadan

CNN Indonesia
Selasa, 20 Jan 2026 10:58 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memerintahkan seluruh jajaran untuk mengantisipasi lonjakan travel ilegal menjelang bulan Ramadan.
Ilustrasi. Petugas kepolisian memerintahkan mobil travel untuk memutar kembali ke arah Jakarta saat penyekatan di jalur Pantura, Tegal, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho memerintahkan seluruh jajaran untuk mengantisipasi lonjakan travel ilegal menjelang bulan Ramadan.

Agus mengatakan periode Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri selalu terjadi tren peningkatan travel gelap atau ilegal di masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya hal tersebut sangat mengkhawatirkan lantaran angkutan tidak resmi itu kerap tidak memperhatikan keselamatan masyarakat. Tidak sedikit, kata dia, travel ilegal itu justru terlibat kecelakaan pada periode arus mudik dan balik lebaran.

"Menjelang Lebaran, travel dadakan selalu bermunculan. Kendaraannya belum tentu laik jalan, tidak menjalani ramp check, bahkan sering mengangkut penumpang melebihi kapasitas. Ini sangat berbahaya," ujarnya kepada wartawan, Selasa (20/1).

Oleh karenanya, ia memerintahkan satuan Direktorat Lalu Lintas di masing-masing Polda untuk melakukan operasi dan penindakan terhadap travel gelap.

Agus menambahkan tidak hanya dari segi kendaraan yang belum tentu laik, kesiapan dan kemampuan pengemudi juga tidak dapat dipastikan.

Mengingat pengemudi travel ilegal kerap tidak melalui pemeriksaan kesehatan, bebas narkoba, serta tidak dibatasi jam kerjanya.

Padahal, menurutnya kondisi ini justru sangat berpotensi menimbulkan kelelahan yang dapat memicu kecelakaan lalu lintas khususnya di jalur mudik jarak jauh.

"Dirlantas dan Kasatlantas jajaran untuk meningkatkan pengawasan di jalur mudik, terminal bayangan, rest area, serta titik-titik keberangkatan penumpang," tuturnya.

Sementara itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak tergiur dengan jasa travel murah tanpa legalitas, karena keselamatan perjalanan mudik harus menjadi prioritas utama.

"Keselamatan adalah yang utama. Jangan karena murah dan cepat, mengabaikan faktor keselamatan. Pilih angkutan resmi, kendaraan yang laik jalan, dan pengemudi yang profesional," pungkasnya.

(tfq/ugo)


[Gambas:Video CNN]