OTT Bupati Pati Sudewo, KPK Sita Uang Miliaran

CNN Indonesia
Selasa, 20 Jan 2026 13:07 WIB
Bupati Pati, Sudewo tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (20/1) pagi usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT). (CNN Indonesia/Adi Ibrahim).
Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang miliaran rupiah dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati Sudewo dan sejumlah pihak lainnya.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan uang tersebut diduga berkaitan dengan pengurusan pengisian jabatan di lingkup pemerintah desa.

"Dalam peristiwa ini, tim juga mengamankan sejumlah uang dalam bentuk rupiah senilai miliaran rupiah. Nanti kami akan sampaikan (lengkapnya)," ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1).

Budi menuturkan ada harga yang dipatok Sudewo untuk posisi tertentu di pemerintah desa, seperti Kepala Urusan, Kepala Seksi, dan Sekretaris Desa. Jumlah pastinya akan disampaikan secara detail dalam konferensi pers hari ini.

"Ada. Jadi, memang ada jumlah tertentu yang dipatok untuk mengisi suatu jabatan di lingkup pemerintah desa. Nanti kami akan sampaikan secara detail angka-angkanya," imbuhnya.

Selain Sudewo, KPK turut menangkap dua camat, tiga kepala desa, dan dua orang calon perangkat desa. Mereka hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

"Nanti secara lengkap akan kami sampaikan pengisian jabatan ada di wilayah mana saja, untuk berapa desa, untuk berapa jabatan, nanti kami akan sampaikan secara lengkap dalam konferensi pers," kata Budi.

Sementara itu, Pemprov Jawa Tengah mendukung langkah hukum KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pati Sudewo yang disebut terkait jual beli jabatan perangkat desa.

Pemprov Jawa Tengah memastikan penangkapan terhadap Bupati Pati Sudewo tidak akan mengganggu jalannya pelayanan publik di Pati.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin usai melantik pengurus Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (Perwosi) Jawa Tengah di Gedung Wisma Perdamaian Semarang pada Selasa siang 20 Januari 2026.

Taj Yasin justru berharap langkah tegas KPK ini kembali menjadi pembelajaran untuk para Kepala Daerah lain di Jawa Tengah.

"Untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan pemerintahan khususnya bebas dari korupsi," kata Taj Yasin.

(ryn/ugo)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Bupati Pati Sudewo Tiba di KPK

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK