Khofifah Buka Suara Wali Kota Madiun Maidi Ditangkap KPK

CNN Indonesia
Selasa, 20 Jan 2026 15:18 WIB
Gubernur Jatim Khofifah respons OTT KPK terhadap Wali Kota Madiun, Maidi. Dia minta semua pihak serahkan penanganan kepada KPK.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan respons terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Madiun Maidi. (CNN Indonesia/Farid)
Surabaya, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan respons terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Madiun Maidi.

Khofifah meminta semua pihak menghormati dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada KPK.

"Serahkan pada tim penegak hukum dari KPK," kata Khofifah singkat saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Jatim, Selasa (20/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya KPK mengamankan 15 orang dalam operasi tangkap tangan di Kota Madiun, Jawa Timur. Salah satunya ialah Wali Kota Maidi, Senin (19/1).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan dari 15 orang yang diperiksa dan diamankan, sembilan di antaranya dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Budi mengungkapkan pihaknya juga mengamankan beberapa barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah.

"Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun," katanya.

Maidi sudah berada di Gedung KPK sejak semalam setelah OTT bersama sejumlah pihak lainnya. Maidi mengaku selalu berupaya yang terbaik untuk masyarakat Madiun. 

"Saya tidak pernah lelah untuk membangub kota madiun. Kalau ada kekurangan, doakan saya sehat," ujarnya kepada wartawan semalam.

Lembaga antirasuah juga sudah menetapkan tersangka terkait OTT dugaan suap proyek dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah Kota Madiun.

(fra/frd/fra)


[Gambas:Video CNN]