Istana Respons Bupati Pati Sudewo dan Walkot Madiun Kena OTT KPK

CNN Indonesia
Selasa, 20 Jan 2026 21:04 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi prihatin atas terjeratnya Bupati Pati Sudewo dan Wali Kota Madiun Maidi dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK. (CNN Indonesia/Muhammad Naufal)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi prihatin atas terjeratnya Bupati Pati Sudewo dan Wali Kota Madiun Maidi dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK.

"Tentunya kita prihatin, kembali terjadi OTT yang dilakukan oleh kepala daerah," kata Pras di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/1).

Pras menyampaikan kasus ini harus menjadi alarm bagi semua pihak bahwa persoalan korupsi masih menjadi pekerjaan rumah.

Ia mengatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto juga berkali-kali menekankan untuk memerangi korupsi.

Kedua kepala daerah tersebut terjerat OTT KPK dalam waktu yang hampir berbarengan. Bupati Pati Sudewo diduga menerima sejumlah uang terkait penempatan perangkat desa.

Sementara Wali Kota Madiun Maidi terjaring dalam OTT terkait dugaan suap proyek dan dana CSR.

KPK lalu menetapkan Sudewo sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa. Sudewo diduga menerima uang total Rp2,6 miliar.

Selain Sudewo, KPK juga menetapkan tiga orang tersangka lainnya yakni Abdul Suyono selaku Kepala Desa Karangrowo, Kecamatan Jakenan; Sumarjiono selaku Kepala Desa Arumanis, Kecamatan Jaken; dan Karjan selaku Kepala Desa Sukorukun, Kecamatan Jaken.

Kemudian KPK juga menjerat Maidi tersangka pemerasan dengan modus dana CSR dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemkot Madiun.

(fra/mnf/fra)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK