Ketua DPP PDIP Ungkap Alasan Rotasi Adian Napitupulu Cs di DPR

CNN Indonesia
Rabu, 21 Jan 2026 12:43 WIB
Anggota DPR PDIP, Said Abdullah, menjelaskan rotasi 15 kolega sebagai bagian dari penyegaran dan tour of duty. Ini untuk meningkatkan kinerja fraksi.
Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Said Abdullah memastikan bahwa rotasi terhadap 15 kader banteng di DPR sebagai hal lumrah dan bagian tour of duty atau periode penugasan. (CNN Indonesia/Farid)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Said Abdullah memastikan bahwa rotasi terhadap 15 kader banteng di DPR sebagai hal lumrah dan bagian tour of duty atau periode penugasan.

Adian Napitupulu jadi salah satu anggota fraksi yang dirotasi. Menurut Said, tugas baru terhadap 15 anggota fraksi PDIP merupakan bagian dari penyegaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ke 15 anggota tersebut menjalani penugasan di komisi yang baru sebagai bagian dari penyegaran. Dan hal itu sebagai hal yang lumrah, sebagai bagian dari tour of duty," kata dia dalam keterangannya, Rabu (21/1).

Said yang juga Ketua Badan Anggaran RI menyebut sebagian yang dirotasi umumnya karena mereka telah beberapa periode bertugas di komisinya. Selain itu, pimpinan fraksi menilai rotasi dilakukan karena yang bersangkutan tak cocok di komisinya yang lama.

"Sebagai contoh Ibu Sadarestuwati itu ahli di bidang pertanian, tetapi posisinya yang lama duduk di Komisi VI (bidang BUMN), kemudian beliau sekarang ditempatnya di Komisi IV yang membidangi pertanian," ujar Said.

Said juga mencontohkan I Nyoman Parta. Sebagai ahli hukum, dia sebelumnya ditempatkan di Komisi X bidang pendidikan, dan kini dipindah ke Komisi III Bidang Hukum.

Ketua DPD PDIP Jawa Timur itu juga menilai rotasi sebagai hal biasa. Said mengaku sebelumnya juga bertugas di Komisi VIII, dan kini bertugas di Komisi XI.

"Jadi kita tidak perlu ada prasangka atas hal tersebut. Karena tujuan yang mau dicapai, lebih meningkatkan kinerja setiap anggota fraksi. Praktik ini sudah biasa dan juga bisa dialami oleh banyak anggota DPR di masing masing fraksinya," ujarnya.

(fra/thr)


[Gambas:Video CNN]