Jenazah Deden Maulana Korban Pesawat ATR Diserahkan ke Keluarga
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menyerahkan satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 berjenis kelamin laki-laki ke pihak keluarga setelah berhasil dievakuasi dari lereng Gunung Bulusaraung.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, terlihat petugas dari Biddokkes Polda telah mempersiapkan peti jenazah korban, Rabu (21/1) sekitar pukul 21.59 WITA.
Jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut sesuai dengan data yang tertempel pada peti jenazah tertulis bernomor PM.62.B.02 atas nama Deden Maulana yang diserahkan ke pihak keluarga untuk segera diterbangkan ke Jakarta Selatan.
Namun, pihak DVI Polda Sulsel belum memberikan keterangan terkait hasil identifikasi jenazah atas nama Deden Maulana.
"Nanti ya, nanti ya, besok saja dirilis," kata salah satu petugas Dokpol Polda Sulsel.
Sementara pihak keluarga yang hadir dengan dikawal oleh pria yang memakai baju kedinasan warna biru diduga Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) enggan memberikan keterangan.
Setelah dilakukan prosesi penyerahan ke pihak keluarga. Jenazah atas nama Deden Maulana dibawa menuju ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Jenazah Deden ditemukan oleh tim SAR gabungan, pada Minggu (18/1) di lereng Gunung Bulusaraung di kedalaman 250 meter. Deden merupakan salah satu dari tiga penumpang pesawat ATR 42-500 rute penerbangan Jogyakarta-Makassar yang menabrak tebing Gunung Bulusaraung, Sabtu (17/1).
Sebelumnya, Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Haris mengaku masih kesulitan mengidentifikasi korban pertama yang ditemukan tersebut.
"Mudah-mudahan untuk jenazah yang kedua yang sudah kami terima, dengan metode-metode yang tadi saya jelaskan bisa teridentifikasi. Sangat sulit memang, kita tidak membutuhkan kecepatan, tapi kami membutuhkan ketepatan," kata Haris kepada wartawan, Rabu (21/1).
Lihat Juga : |