Garap Overpass Tol Paltung, Hutama Karya Terapkan Skema Buka-Tutup

Kementerian PU | CNN Indonesia
Jumat, 23 Jan 2026 13:21 WIB
Buka-tutup dilakukan pada malam hari tanggal 30-31 Januari 2026, 1-2 Februari 2026, dan 11-14 Februari 2026 pukul 22.00-05.00 WIB.
Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) bersama anak usahanya PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) melanjutkan proyek Tol Palembang-Betung yang saat ini dalam proses pembangunan overpass di STA 111+250. Untuk itu, akan dilaksanakan pengaturan rekayasa lalu lintas berupa buka-tutup jalur pada Jalan Nasional Lintas Timur Sumatra Palembang-Betung KM 69-71 arah ke Jambi maupun sebaliknya.

Buka-tutup dilakukan pada malam hari tanggal 30-31 Januari 2026, 1-2 Februari 2026, dan 11-14 Februari 2026 pukul 22.00-05.00 WIB, dengan durasi kurang lebih setiap 60 menit. Skema yang diberlakukan yakni 60 menit penutupan diikuti 60 menit pembukaan, berlanjut hingga waktu yang dijadwalkan.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah menyampaikan, pengaturan lalu lintas ini menjadi strategi untuk memastikan keselamatan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung, serta mendukung kelancaran pelaksanaan konstruksi di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Agar lalu lintas tetap aman dan terkendali selama proses pekerjaan berlangsung, kami berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Sumsel, Satlantas Polres Banyuasin, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumsel Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin," ujar Mardiansyah.

Upaya Hutama Karyalainnya adalah melengkapi jalur buka-tutup dengan akses jalan darurat untuk ambulans dan mobil pemadam kebakaran apabila terjadi situasi darurat. Selain itu, jalur akan dilengkapi rambu-rambu, marka, penerangan, serta perangkat keselamatan lainnya.

Hutama Karya bersama instansi terkait juga menyiagakan petugas pengatur lalu lintas di titik-titik krusial, dan melakukan sosialisasi melalui berbagai kanal komunikasi untuk memastikan informasi pengalihan jalur tersampaikan kepada masyarakat.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang akan ditimbulkan dari pengerjaan proyek ini serta mengimbau pengguna jalan agar mengurangi kecepatan saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan, menjaga jarak aman, mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap aman dan lancar," ujar Mardiansyah.

Tol Palembang-Betung Seksi 3 Mainroad merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada ruas Kayu Agung-Palembang-Betung, yang akan terhubung langsung dengan Tol Betung-Tempino-Jambi dan Tol Palembang-Indralaya. Ruas ini penting untuk mengurai kemacetan di wilayah perkotaan Palembang-Banyuasin, serta memperlancar arus logistik menuju kawasan industri di Sumatra Selatan setelah beroperasi penuh.

Kehadiran tol ini nantinya dapat memangkas waktu tempuh Palembang menuju Betung yang awalnya 2 jam menjadi 45 menit, yang juga mendukung efisiensi pergerakan barang logistik dab mobilitas masyarakat Sumatra Selatan.

(rea/rir)


[Gambas:Video CNN]