Hide Ads

Rusdi Masse Keluar dari NasDem, PSI Siapkan Posisi Khusus

CNN Indonesia
Jumat, 23 Jan 2026 15:33 WIB
Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan partainya telah menyiapkan posisi khusus bagi Rusdi Masse Mappasessu usai menyatakan mundur dari Partai NasDem.
Rusdi Masse Mappasessu menyatakan mundur dari Partai NasDem. (mpr.go.id)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan partainya telah menyiapkan posisi khusus bagi Rusdi Masse Mappasessu usai menyatakan mundur dari Partai NasDem.

Bestari membenarkan Rusdi menjadi salah satu orang yang bakal bergabung dengan partainya. Sebagai tokoh Sulawesi Selatan, dia menyebut Rusdi akan membawa basis pendukung baru bagi PSI.

"Tentu dong (posisi khusus), dengan gerbong yang sedemikian besar yang semuanya akan pindah, tentu tempat terbaik untuk Bung Rusdi Masse," ujar Bestari saat dihubungi, Jumat (23/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini gerbongnya besar sekali toh. Saya kira dia tidak hanya sebagai anggota DPR, tapi yang ke bawah pasti akan juga bersama dengan beliau," imbuhnya.

Namun, Bestari belum mau mengungkap posisi struktural partai yang akan diisi Rusdi. Sama halnya dengan Rusdi, sebelum bergabung PSI, Bestari merupakan mantan politikus NasDem.

Bestari bergabung dengan PSI mengikuti jejak koleganya, Ahmad Ali yang lebih dulu meninggalkan NasDem. Dia bahkan menyebut akan ada beberapa nama lain yang akan mengikuti jejaknya.

"Ya semua yang menjadi katakanlah lingkaran Bung Rusdi Masse, ikut juga dengan PSI nantinya. Sehingga apa yang kita cita-citakan itu paling tidak pilarnya sudah mulai terbentuk," kata dia.

"Masih banyak yang lain, hanya menunggu waktu aja," imbuh Bestari.

Dia mengaku telah berkomunikasi dengan Rusdi dan berharap yang bersangkutan segera mengumumkan kepindahannya.

"Menurut saya segera kemudian bergabung dengan PSI," kata Bestari.

Rusdi sebelumnya merupakan pengganti Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III. Pergantian itu dilakukan tak lama usai gelombang demo di DPR pada Agustus 2025.

Namun, selama menggantikan Sahroni di Komisi III, Rusdi belum terlihat memimpin rapat selama dua kali masa sidang sejak akhir 2025 hingga awal 2026.

(thr/isn)


[Gambas:Video CNN]