90 RT dan 10 Ruas Jalan di Jakarta Masih Tergenang Banjir Sabtu Pagi

CNN Indonesia
Sabtu, 24 Jan 2026 10:43 WIB
Ilustrasi banjir di Jakarta. (CNN Indonesia/Abdussaleem Muhammad)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 90 RT dan 10 ruas jalan terendam banjir pada Sabtu (24/1) pagi, seiring hujan yang mengguyur wilayah ibu kota sejak malam sebelumnya.

Data tersebut disampaikan melalui unggahan resmi akun Instagram Pemprov DKI Jakarta yang dirilis pukul 08.00 WIB. Dalam informasi tersebut, Pemprov mengimbau warga untuk tetap waspada di wilayah terdampak genangan.

Sebaran genangan meliputi empat wilayah kota administrasi.

Di Jakarta Barat, banjir merendam 51 RT, dengan ketinggian air bervariasi antara 15 hingga 120 sentimeter. Wilayah terdampak antara lain Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kedoya Selatan dan Utara, Jelambar, Kembangan Selatan dan Utara, Meruya Selatan, serta Joglo.

Sementara itu, Jakarta Timur mencatat 25 RT tergenang, dengan titik-titik terdampak seperti Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, Cililitan, dan Cipinang Melayu. Di beberapa lokasi, ketinggian air dilaporkan mencapai hingga 200 sentimeter.

Di Jakarta Selatan, genangan terjadi di 7 RT, antara lain di Rawajati, Pejaten Timur, dan Kebon Baru, dengan ketinggian air bervariasi dari 25 hingga 210 sentimeter. Adapun di Jakarta Utara, banjir merendam 7 RT di wilayah Kapuk Muara dengan ketinggian air sekitar 40-75 sentimeter.

Tak hanya permukiman, genangan juga berdampak pada 10 ruas jalan utama di Jakarta. Beberapa di antaranya yakni Jalan Daan Mogot KM 13, Jalan Gotong Royong Kapuk, Jalan Taman Kota Kedaung Kali Angke, Jalan Strategi Raya Joglo, Jalan Prepedan Raya Kamal, serta Jalan Kembangan Raya. Ketinggian air di ruas jalan tersebut berkisar antara 10 hingga 30 sentimeter.

Seiring meluasnya genangan, Pemprov DKI juga menyiapkan sejumlah lokasi pengungsian di wilayah terdampak. Fasilitas umum seperti masjid, musala, aula kelurahan, RPTRA, hingga pos RW difungsikan sebagai tempat penampungan sementara bagi warga yang terdampak banjir.

Untuk penanganan banjir, Pemprov DKI mengerahkan personel BPBD guna memantau kondisi genangan di tiap wilayah.

Pemprov juga berkolaborasi dengan dinas terkait seperti Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, dan Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air serta memastikan sistem drainase dan tali-tali air berfungsi optimal. Selain itu, kebutuhan dasar bagi para penyintas turut disiapkan.

Pemprov DKI mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, menghindari wilayah tergenang bila memungkinkan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memperkirakan hujan lebat hingga sangat lebat masih berpotensi mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sepanjang akhir pekan ini.

Dalam Peringatan Cuaca 23-27 Januari 2026, BMKG menyebut hujan intensitas sangat lebat berpeluang terjadi pada Sabtu (24/1), khususnya di wilayah Jabodetabek. Curah hujan diperkirakan sedikit mereda pada Minggu (25/1), tapi kembali meningkat pada Senin (26/1).

(del/end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK