Hide Ads

Menkes Minta Tambah Rp529 M Atasi Banjir Sumatra, Gencarkan Imunisasi

CNN Indonesia
Senin, 26 Jan 2026 22:00 WIB
Menkes Budi minta Prabowo tambahan anggaran Rp529 miliar untuk rehabilitasi pasca bencana banjir dan longsor di Sumatera.
Menkes Budi Gunadi Sadikin surati Presien Prabowo minta tambahan anggaran atasi bencana Sumatra. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta tambahan anggaran untuk rehabilitasi usai banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

BGS menjelaskan anggaran ini akan digunakan untuk perbaikan RS, Puskesmas, fasilitas kesehatan, hingga rumah tenaga kesehatan.

"Pada tanggal 20 Januari kemarin, kami sudah mengajukan surat ke Bapak Presiden untuk minta tambahan anggaran rehabilitasi pasca bencana Sumatera sebesar Rp529 miliar, yang sudah rinci by rumah sakit dan by Puskesmas juga," kata BGS dalam rapat koordinasi satgas di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (26/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BGS menjelaskan sejumlah RS di kawasan terdampak bencana juga telah beroperasi kembali, meski ada beberapa yang perlu diperbaiki. Ia juga menyampaikan mereka telah mendata fasilitas kesehatan yang perlu direvitalisasi.

"Termasuk rumah Nakes. Karena kita lihat kalau rumahnya enggak diberesin, ini yang khusus nanti saya mau minta ke Pak Mendagri sama Pak Menko," ujarnya.

BGS menyampaikan saat ini Kemenkes masih menunggu tambahan anggaran itu turun

"Nah, swasta itu ada yang donasi, sudah Rp 118 miliar. Jadi sisanya sedikit sambil menunggu anggaran. Jadi supaya bisa lebih cepat," ucap dia.

Bencana banjir bandang dan longsor menerjang sejumlah wilayah di Pulau Sumatra pada akhir Tahun 2025 lalu. Dua bulan usai banjir melanda, delapan desa di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara masih terisolasi.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumatra Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan dampak bencana masih dirasakan warga hingga kini.

Di Kabupaten Tapanuli Tengah, terdapat empat desa yang masih terisolasi. Dua desa berada di Kecamatan Tukka, yakni Desa Saur Manggita (102 KK) dan Desa S. Kalangan 2 (214 KK). Sementara di Kecamatan Sibabangun terdapat Desa Sibio-Bio (298 KK) dan di Kecamatan Lumut ada Desa Sialogo (254 KK).

Vaksin campak di Sumatra

Budi menambahkan pemerintah menggencarkan imunisasi tambahan mengatasi penyakit campak di Sumatra dan telah menerjunkan ribuan tenaga kesehatan untuk melakukan imunisasi tambahan.

"Karena campak itu penyakit yang sangat menular. Jadi kita lihat di beberapa kota timbul, jadi segera kita lakukan imunisasi tambahan. Ini dilakukan oleh relawan-relawan tadi," ujar Budi.

Selain itu, BGS menyampaikan para relawan tersebut juga melakukan trauma healing. Ia menyampaikan mereka mengumpulkan psikiater klinis untuk menghibur anak-anak di sana. BGS juga melaporkan saat ini ada sekitar enam ribu nakes yang telah dikirimkan ke sana.

"Ada 6.100 kita sudah kirim. Ini muter setiap dua minggu. Jadi sekarang sudah turun ke 500-600-an, selalu ada di sana ya. Kita taruh untuk melayani posko-posko pengungsian dan juga desa-desa yang terisolir," ucap dia.

(mnf/dal)


[Gambas:Video CNN]