Polisi: Jalan Daan Mogot Macet Imbas Pemotor Lawan Arah Hindari Banjir

CNN Indonesia
Kamis, 29 Jan 2026 14:08 WIB
Polisi menyebut kemacetan yang terjadi di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat dipicu banyak pemotor lawan arah untuk menghindari banjir. (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menyebut kemacetan yang terjadi di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat dipicu banyak pemotor lawan arah untuk menghindari banjir.

"Yang bikin macet karena motor banyak melawan arah. Menghindari banjir padahal dari dua sisi pun sama banjir dan bisa dilalui semua," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Natasha Yudhasoka saat dihubungi, Kamis (29/1).

Natasha mengklaim saat ini kemacetan sudah mulai bisa diurai. Kata dia, anggota yang bertugas juga telah memberikan teguran kepada pemotor yang melawan arah.

"Sudah mengalir (lalu lintas). Enggak (ditilang), kami beri teguran dan kami minta untuk putar balik tidak melawan arus," ucap dia.

Terpisah, KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Sudarmo menyampaikan hingga saat ini banjir merendam Jalan Daan Mogot dengan ketinggian sekitar 40cm.

"Yang masih ada genangan Jalan Daan Mogot dari jembatan gantung ke arah Cengkareng ketinggian 30-40 cm yang bisa dilalui lajur kanan dan lajur busway (TransJakarta)," tutur dia.

Sebelumnya, banjir yang menggenangi kawasan Jalan Daan Mogot, Jakbar menyebabkan arus lalu lintas lumpuh pada Kamis (29/1) pagi.

Hujan deras yang mengguyur Jakarta Barat sejak Rabu (28/1) malam hingga Kamis dini hari menyebabkan Kali Mookervart meluap.

Tak ayal, banjir pun menggenang di kedua jalur, baik dari arah Cengkareng menuju Grogol dekat Samsat Jakarta Barat, maupun sebaliknya, dari arah Grogol menuju Cengkareng.

Genangan setinggi 30 sentimeter (cm) merendam area dekat Halte Jembatan Gantung, sementara di sekitar Halte Transjakarta Taman Kota, ketinggian air mencapai 15 cm.

Akibat genangan tersebut, kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, harus menghindari sisi jalan terdalam.

Namun karena ramainya volume kendaraan, terjadi penumpukan di lajur yang lebih rendah. Terutama di depan Apartemen Victoria, pemotor beramai-ramai melawan arus dengan mengambil jalur busway arah Grogol.

Di jalur sebelahnya, antrean kendaraan telah memanjang sekitar 5,5 kilometer dari Halte Pulo Nangka hingga area dekat Gedung Mayora, Kalideres.

(dis/isn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK