Hide Ads

Mualem Temui Seskab Bahas Pemulihan Usai Bencana di Aceh

CNN Indonesia
Kamis, 29 Jan 2026 22:40 WIB
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Gubernur Aceh Mualem bahas pemulihan pascabencana. Fokus pada pembangunan rumah dan pencairan anggaran daerah.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu (28/1) malam. (ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu (28/1) malam.

Melalui Instagram @sekretariat.kabinet, Teddy menyampaikan pertemuan itu membahas perkembangan pemulihan usai bencana di Aceh.

"Termasuk kemajuan pembangunan rumah hunian yang sudah jadi mendekati 4.000 unit khusus di Aceh, selain dari perbaikan rumah yang masih tetap ingin ditinggali warga," tulis Teddy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Teddy menyampaikan pertemuan itu juga membahas peruntukan pencairan anggaran daerah yang telah disetujui Presiden RI Prabowo Subianto.

"Serta proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur umum yang berangsur pulih," ujarnya.

Aceh jadi salah satu daerah terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Mengutip situs resmi BNPB, 18 daerah di Aceh terdampak banjir tersebut. Sebanyak 85,9 ribu jiwa mengungsi.

Selain itu, sebanyak 562 jiwa dinyatakan meninggal dunia dan 29 jiwa masih hilang.

Beberapa hari lalu, Mualem kembali menetapkan perpanjangan keempat status tanggap darurat bencana banjir dan longsor Aceh selama 7 hari ke depan, terhitung sejak 23 hingga 29 Januari 2026.

Hal itu diumumkan melalui akun Instagramnya @muzakirmanaf1964 pada Kamis (22/1) malam.

Melalui unggahannya ia menyatakan perpanjangan tersebut merupakan hasil koordinasi dengan pemerintah pusat serta surat rekomendasi Mendagri.

Mualem menyampaikan pertimbangan lainnya ialah belum tuntasnya penanganan darurat di sejumlah wilayah terdampak, khususnya Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Pidie Jaya.

"Perpanjangan ini dilakukan untuk memastikan pembersihan lingkungan, distribusi logistik, layanan kesehatan, serta perbaikan akses masyarakat berjalan optimal, termasuk ke gampong-gampong terisolir," kata Mualem.

(fra/mnf/fra)


[Gambas:Video CNN]