Keluarga Tolak Autopsi, Penyebab Kematian Lula Lahfah Tak Terjawab
Polisi menyatakan tidak bisa menyimpulkan soal penyebab meninggalnya selebgram Lula Lahfah. Hal ini lantaran pihak keluarga menolak untuk dilakukan proses autopsi.
"Kita tidak bisa menjawab akibat apa, kematian, kita tidak bisa menyimpulkan karena tidak dilakukan autopsi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam konferensi pers, Jumat (30/1).
Budi menyampaikan pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi lantaran tak ditemukan ada tanda kekerasan pada tubuh Lula.
"Tadi kalau mendengar penjelasan Kasat Reskrim, bahwa pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan," tutur dia.
Lebih lanjut, Budi juga menegaskan proses penyelidikan perkara ini telah dihentikan karena tak ditemukan ada unsur pidana.
"Perkara ini, peristiwa ini oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan dinyatakan dihentikan karena tidak ditemukannya tindak pidana dan perbuatan melawan hukum," ujarnya.
Sebelumnya, selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1) sekitar pukul 18.44 WIB. Lula itu disebut sedang dalam kondisi sakit sebelum ditemukan tak bernyawa.
Penemuan jenazah bermula dari kekhawatiran asisten rumah tangga (ART) yang tidak mendapat respons saat mengetuk pintu kamar. Petugas keamanan kemudian membuka pintu apartemen dan menemukan Lula dalam keadaan terlentang di atas kasur.
Polisi juga menemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI di lokasi kejadian. Namun, polisi memastikan tidak ada tanda penganiayaan.
Lula kemudian dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1).
(dis/isn)