Hide Ads

Jokowi Buka Suara Usai Disinggung Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

CNN Indonesia
Sabtu, 31 Jan 2026 07:40 WIB
Jokowi buka suara terkait dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024. Ia menegaskan tidak pernah memerintahkan korupsi dan semua kebijakan adalah arahan presiden.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara usai namanya disinggung di kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan periode 2023-2024. (CNN Indonesia/Rosyid)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara usai namanya disinggung di kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan periode 2023-2024.

Dalam sebuah siniar yang tayang di YouTube 15 Januari 2026, Menteri Agama 2020-2024, Yaqut Cholil Qoumas menyebut 20 ribu kuota haji tambahan pada 2024 diterima langsung oleh Jokowi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menpora Dito Ariotedjo.

Dalam kasus dugaan korupsi kuota haji, Yaqut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jokowi mengaku membuat kebijakan meminta kuota tambahan haji 2024 ke Kerajaan Arab Saudi. Setelahnya, ia menyerahkan pengelolaan kuota tambahan itu ke Kemenag di bawah kepemimpinan Yaqut.

"Ya, memang itu kebijakan Presiden. Memang itu arahan dari Presiden," kata Jokowi di Solo, Jumat (30/1).

Ia pun mengaku tak mempersoalkan jika namanya disebut-sebut pada sejumlah kasus korupsi yang diduga terjadi di masa kepemimpinannya.

Menurut Jokowi, hal itu lumrah lantaran setiap program kerja pemerintah merupakan perintahnya selaku presiden.

"Setiap kasus pasti mengaitkan dengan nama saya, karena apapun program kerja menteri pasti dari kebijakan Presiden, pasti dari arahan Presiden, dan juga dari perintah-perintah Presiden," kata dia

Namun, ia memastikan seluruh program di bawah kepemimpinannya dibuat dengan niat baik melayani masyarakat. Ia menyatakan tak pernah memerintahkan menterinya untuk melakukan korupsi.

"Tetapi tidak ada yang namanya perintah, tidak ada yang namanya arahan untuk korupsi. Enggak ada," kata dia.

Yaqut sebelumnya kembali diperiksa oleh KPK pada Jumat (30/1). Pantauan CNNIndonesia.com, Yaqut menjalani pemeriksaan selama hampir lima jam.

Usai menjalani pemeriksaan, Yaqut irit bicara. Ia tidak merincikan total pertanyaan yang didalami.

"Saya menyampaikan apa yang saya tahu secara utuh kepada pemeriksa," ujarnya kepada wartawan, Jumat (30/1).

(fra/mnf/fra)


[Gambas:Video CNN]