JK Dorong Konsep Hunian Bertingkat untuk Atasi Banjir Jakarta

CNN Indonesia
Minggu, 08 Feb 2026 10:50 WIB
JK pun meminta warga untuk bisa memahami jika suatu saat nanti lahan atau tanah mereka dibeli oleh pemerintah untuk dijadikan sebagai hunian bertingkat.
JK pun meminta warga untuk bisa memahami jika suatu saat nanti lahan atau tanah mereka dibeli oleh pemerintah untuk dijadikan sebagai hunian bertingkat. Arsip Pemrov DKI Jakarta
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla (JK) menyebut salah satu solusi untuk mengatasi banjir di Jakarta adalah dengan membangun hunian bertingkat.

Hal ini disampaikan JK saat melakukan kerja bakti bersama warga dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di wilayah Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/2).

"Kalau Jakarta ingin bersih, ingin tidak banjir, ingin tidak macet, hidup bertingkat, rumah tingkatan. Jadi bagi, minta maaf, bagi bapak-bapak, ibu-ibu yang tinggal di rumah-rumah itu kita hargai. Tapi masa depan harus bertingkat," kata JK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

JK pun meminta warga untuk bisa memahami jika suatu saat nanti lahan atau tanah mereka dibeli oleh pemerintah untuk dijadikan sebagai hunian bertingkat.

"Jadi kalau tanahnya dibeli, tanahnya dibebaskan, itu jangan marah. Demi beliau juga agar jangan banjir, jangan kebakaran, jangan macet. Harus hidup bertingkat," ujarnya.

Disampaikan JK, negara lain di Asia Tenggara saat ini sudah menerapkan konsep hunian bertingkat ini, mulai dari Thailand hingga Kamboja.

"Cuma tinggal Jakarta dan Manila. Karena kita suka banjir. Karena tidak ada resapan lagi. Semua kalau kita di atas semua lihat, rumah demi rumah," tutur dia.

Jadi tempat air tidak ada lagi masuk ke bawah, kurang, masih ada tapi kurang. Jadi kalau tingkat hidup ke atas, maka itu tidak banjir, kemudian juga air meresap ke bawah," sambungnya.

Karenanya, JK meminta kepada warga untuk mendukung langkah Pemprov DKI Jakarta apabila suatu saat nanti akan menerapkan kebijakan hunian bertingkat.

"Jadi kita harus mendukung rencana Pak Gubernur untuk bikin rumah bertingkat. Jadi kalau ada yang dibebaskan, jangan protes. Karena demi anda sendiri itu semua. Saya kira itu tambahan," ucap dia.

Di sisi lain, JK juga menekankan bahwa masalah sampah yang menjadi salah satu penyebab banjir, bukan hanya menjadi tanggung jawab gubernur. Melainkan, merupakan tanggung jawab bersama semua pihak.

"Pokoknya kalau banjir, jangan marahi Gubernur, marahi diri sendiri. Kenapa rumah saya tidak bersih? Kenapa selokan saya tidak bersih? Kenapa buang sampah di sungai? Lihat apa yang diangkut itu, semua sampah," kata dia.

(dis/mik)


[Gambas:Video CNN]