4.000 ASN Ikut Pelatihan Komcad Berasal dari 49 Kementerian/Lembaga
Sebanyak 4.000 aparatur sipil negara (ASN) yang akan menjalani pelatihan untuk menjadi Komponen Cadangan (Komcad) akan direkrut dari 49 Kementerian dan Lembaga.
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan mengatakan perekrutan ribuan ASN itu sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan semesta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi salah satu bentuk kesemestaan pertahanan kita itu adalah seluruh komponen bangsa terlibat di dalam pertahanan negara, salah satunya melalui bentuk komponen cadangan, dan kita akan harapannya bisa menjadikan seluruh ASN Komcad," kata Donny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2).
Donny mengatakan pihaknya telah meminta nama-nama ASN ke kementerian/lembaga untuk dilatih jadi Komcad.
Menurutnya, nama-nama itu akan diseleksi sebelum mengikuti pelatihan selama sekitar dua bulan.
"Saya rasa ini akan sejalan dengan tugas mereka di ASN. Ini kan hanya sekitar dua bulan mereka mendapatkan pelatihan Komcad ini, setelah itu mereka kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN. Jadi tidak ada halangan ataupun konflik dari tugas-tugas mereka nantinya," katanya.
Ia mengatakan pelatihan ASN menjadi Komcad itu diperkirakan akan dimulai pada April tahun ini.
"Mungkin nanti di akhir bulan depan kira-kira mungkin ya, April mungkin kira-kira akan kita mulai nanti ya," ujarnya.
Komponen cadangan diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.
Pasal 28 ayat 2 UU itu menjelaskan Komcad merupakan pengabdian dalam usaha pertahanan negara yang bersifat sukarela.
Kemudian Pasal 37 ayat (1) menyebut calon Komcad yang berasal dari unsur ASD dan pekerja/buruh selama menjalani pelatihan dasar kemiliteran sebagai calon Komcad tetap memperoleh hak ketenagakerjaannya dan tidak menyebabkan putusnya hubungan kerja dengan instansi atau perusahaan tempatnya bekerja.
[Gambas:Video CNN]

