BMKG: Hilal Belum Terlihat di Langit Makassar Hari Ini

CNN Indonesia
Selasa, 17 Feb 2026 15:22 WIB
Koordinator Bidang Observasi BMKG Wilayah IV Makassar, Jamroni menuturkan hilal belum dapat terlihat di langit Makassar, Sulawesi Selatan, hari ini.
Koordinator Bidang Observasi BMKG Wilayah IV Makassar, Jamroni menuturkan hilal belum dapat terlihat di langit Makassar, Sulawesi Selatan, hari ini. (CNN Indonesia/ilham)
Makassar, CNN Indonesia --

Koordinator Bidang Observasi BMKG Wilayah IV Makassar, Jamroni menuturkan hilal sebagai penanda awal bulan dalam kalender Hijriah, belum dapat terlihat di langit Makassar, Sulawesi Selatan.

"Tidak bisa terlihat hilal, karena posisi secara perhitungan atau hisab, nilainya negatif, ," kata Jamroni saat melakukan pengamatan, Selasa (17/2).

Jamroni menerangkan pihaknya belum dapat bisa melakukan pengamatan hilal secara jelas, karena bulan lebih dahulu tenggelam dari pada matahari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita anggap nilai hilal negatif, maka tidak bisa teramati. Kita tetap melakukan pengamatan rukyah. Rukyahnya tetap kita amati tapi kemungkinan tidak mungkin karena nilainya negatif semua," ungkapnya.

Meski demikian, kata Jamroni, pihaknya belum dapat menentukan apakah 1 Ramadan jatuh pada Rabu (18/2) besok. Sebab, keputusan tersebut masih menunggu hasil putusan sidang Isbat.

"Kalau itu kita tunggu hasil sidang Isbat, kalau perhitungan (hilal) tidak (tidak terlihat). Nanti Muhammadiyah punya metode perhitungan lain tapi kita tunggu sidang Isbat. Tapi secara perhitungan atau hisab tidak terpenuhi semuanya," katanya.

Pemerintah akan menggelar sidang Isbat penetapan awal Ramadan 1447 H hari ini di Hotel Borobudur Jakarta. Sementara Muhammadiyah sudah memutuskan 1 Ramadan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

(mir/isn)


[Gambas:Video CNN]