Rekayasa Rute KRL Tangerang Imbas KA Bandara Tertemper Truk di Poris

CNN Indonesia
Jumat, 20 Feb 2026 09:18 WIB
Tangerang, CNN Indonesia --

Perjalanan KRL rute Tangerang-Jakarta mengalami gangguan imbas insiden KA Bandara Soekarna-Hatta (Soetta) tertemper truk di perlintasan sebidang JPL 21 lintas Rawa Buaya-Batuceper pada Jumat (20/2) sekitar pukul 06.05 WIB.

Akibat peristiwa itu KA Bandara anjlok di titik yang tak jauh dari Stasiun Poris, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Banten itu. Dari foto yang beredar di media sosial terlihat rangkaian KA Bandara itu keluar dari rel.

Akibat peristiwa tersebut, perjalanan KRL lintas Duri-Tangerang sempat kacau dan dihentikan sementara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, insiden itu bermula ketika KA Bandara tertemper truk yang berada di jalur rel saat melintas di petak Poris-Batuceper.

Petugas dari KAI langsung turun tangan melakukan penanganan dan pengamanan lokasi. Hingga pukul 06.32 WIB, jalur masih dalam proses pemeriksaan guna memastikan perjalanan aman.

"Ter­dapat gangguan operasional pada KA 806A Commuterline Bandara di antara Stasiun Poris-Batu Ceper imbas tertemper truk dan sedang ditangani petugas. Untuk sementara perjalanan KA menunggu kondisi aman sebelum diberangkatkan kembali," demikian keterangan resmi KAI melalui akun X @CommuterLine.

Akibat kejadian ini, PT KAI melakukan rekayasa pola operasi pada sejumlah perjalanan KRL. Kereta rel listrik jurusan Duri-Tangerang hanya sampai Stasiun Rawa Buaya dan kembali ke arah Duri.

Sementara itu, pemberangkatan Commuterline dari Stasiun Tangerang untuk sementara dibatalkan. KA Bandara Soekarno-Hatta juga dihentikan sampai proses evakuasi dan sterilisasi jalur rampung.

Berikut rekayasa perjalanan yang diberlakukan:

KA 1912A (Duri-Tangerang) hanya sampai Rawa Buaya, kembali sebagai KA 1921A (Rawa Buaya-Duri).
KA 1914A (Duri-Tangerang) hanya sampai Rawa Buaya, kembali sebagai KA 1923A (Rawa Buaya-Duri).
KA 1922A (Duri-Tangerang) hanya sampai Rawa Buaya, kembali sebagai KA 1931A (Rawa Buaya-Duri).
KA 1924A (Duri-Tangerang) hanya sampai Rawa Buaya, kembali sebagai KA 1933A (Rawa Buaya-Duri).
KA 803A (Basoetta-Duri) hanya sampai Batu Ceper, kembali sebagai KA 818A (Batu Ceper-Basoetta).
KA 819A (Basoetta-Duri) hanya sampai Batu Ceper, kembali sebagai KA 834A (Batu Ceper-Basoetta).

Sedangkan sejumlah perjalanan dibatalkan, antara lain PLB 810A, 811A, 804A, 817A, 820A, dan 833A.

Pernyataan KAI Commuter

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan saat ini pihaknya fokus melakukan evakuasi seluruh pengguna Commuter Line Basoetta Nomor 806 tujuan Bandara Soekarno-Hatta dan juga petugas.

"Tidak ada korban dalam kejadian ini, seluruhnya aman dan sudah dievakuasi," kata dia dalam keterangan tertulis.

Karina menerangkan saat keterangannya ditulis, petugas terkait telah melakukan proses evakuasi rangkaian kereta guna mempercepat penanganan tersebut.

Dia mengatakan KAI Commuter berkoordinasi dengan KAI Daop 1 Jakarta dengan mengirimkan rangkaian kereta penolong ke lokasi kejadian.

Karina menyebut imbas insiden tersebut perjalanan KRL rute Tangerang hanya melayani hingga Stasiun Rawa Buaya. Sedangkan perjalanan KA Bandara hanya sampai Stasiun Batuceper.

"Imbas kejadian tersebut, perjalanan Commuter Line Tangerang saat ini hanya melayani relasi sampai Stasiun Rawa Buaya untuk kembali ke Stasiun Duri. Sedangkan perjalanan Commuter Line Basoetta dari arah Bandara, perjalanannya hanya sampai Stasiun Batuceper untuk kembali ke Bandara Soekarno-Hatta," tutur Karina.

Untuk sementara, lanjut dia, bagi calon pengguna KA Bandara atau Commuter Line Basoetta yang akan menuju bandara, disarankan untuk mencari alternatif transportasi lainnya.

"Bagi pengguna Commuter Line Basoetta yang telah memiliki tiket dapat melakukan refund dengan pengembalian 100 persen di stasiun-stasiun pemberhentian Commuter Line Basoetta," ujarnya.

(dod/dis/kid)