Pramono Pastikan soal Pembangunan RS di Lahan Sumber Waras dan Cakung

CNN Indonesia
Sabtu, 21 Feb 2026 23:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan bangun dua rumah sakit baru, termasuk RS internasional di lahan Sumber Waras yang berpolemik belasan tahun.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan sambutannya saat Grondbreaking revitalisasi Taman Semanggi di Taman Semanggi, Jakarta, Jumat (20/2/2026). (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan akan menyelesaikan pembangunan dua rumah sakit (RS) baru guna memperkuat fasilitas kesehatan warga.

Salah satu langkah terbesarnya adalah mengakhiri polemik lahan Sumber Waras yang telah mandek belasan tahun, untuk disulap menjadi Rumah Sakit bertaraf internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan hambatan status lahan Sumber Waras yang selama ini belum terselesaikan, akhirnya berhasil diselesaikan pada masa satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno alias Bang Doel.

"Dan yang selanjutnya adalah kami segera menyelesaikan untuk membangun rumah sakit di lahan Sumber Waras. Ini sudah 12 tahun belum terselesaikan, alhamdulillah di era saya dan Bang Doel sekarang lahannya sudah selesai, segera akan kita bangun untuk menjadi rumah sakit internasional," ujar Pramono dalam Acara 'Satu Tahun Membangun Jakarta dari Bawah', di Taman Ayodya, Jakarta Selatan, Jumat (20/2).

Selain megaproyek di Sumber Waras, Pramono juga mengungkapkan proses pembangunan satu fasilitas kesehatan lainnya yakni Rumah Sakit Royal Batavia yang berlokasi di Jalan Pool PPD, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

"Kita akan membangun 2 rumah sakit lagi, yang pertama adalah Rumah Sakit Royal Batavia Cakung, yang kedua adalah rumah sakit yang bertempat di lahan Sumber Waras," ujar Pramono.

31 RS DKI

Pramono juga mengatakan DKI Jakarta tercatat telah mengoperasikan 31 rumah sakit, 44 Puskesmas tingkat kecamatan, serta 292 Puskesmas Pembantu yang tersebar di tingkat kelurahan.

"Kita sudah mempunyai 31 rumah sakit, punya 44 Puskesmas Kecamatan, punya 292 Puskesmas Pembantu di tingkat kelurahan," ujarnya.

Kehadiran dua Rumah Sakit baru ini kelak diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan medis masyarakat Jakarta secara lebih merata dengan standar pelayanan yang jauh lebih tinggi.

(kna/kid)


[Gambas:Video CNN]