Mobil Ugal-Ugalan di Gunung Sahari Bawa Golok hingga Senpi Mainan
Polisi menemukan senjata api (senpi) mainan dan senjata tajam (sajam) di mobil Hafiz Mahendra (25) yang mengemudi ugal-ugalan dan melawan arah di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
"Juga ditemukan ada satu senjata api mainan dan dua senjata tajam jenis golok dan badik," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin kepada wartawan, Kamis (26/2).
Temuan senpi mainan dan sajam tersebut, kata Komarudin, masih didalami lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, polisi juga menemukan empat tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) di dalam mobil warna hitam itu. Adapun, empat pasang pelat nomor tersebut antara lain 2 buah pelat B, 1 pelat G, 1 pelat B. Polisi saat ini masih melakukan pendalaman terkait kepemilikan pelat nomor tersebut.
"Didapati ada empat buah atau empat pasang TNKB, ya empat pasang TNKB berlainan," ucap dia.
Sebelumnya, aksi ugal-ugalan itu terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @jakarta.terkini.
Dalam video yang diunggah, terlihat mobil melaju dengan melawan arah di tengah arus lalu lintas yang cukup padat. Terlihat pula seorang anggota polisi mencoba menghentikan laju kendaraan tersebut.
Masih dalam video, terlihat anggota polisi itu seperti menembakkan pistol ke arah atas sebagai bentuk peringatan agar mobil tersebut berhenti.
Namun, alih-alih berhenti, sopir mobil itu malah terus menancap gas kendaraannya sambil menabrak sejumlah kendaraan lain mulai dari sepeda motor hingga mobil.
Aksi pengemudi itu memicu kemarahan warga di sekitar. Warga terlihat mengejar mobil itu sambil memukulkan helm ke kendaraan tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung menyebut pengemudi melakukan aksi ugal-ugalan dan melawan arah lantaran kedapatan menggunakan pelat palsu. Kata dia, pengemudi langsung kabur saat akan dihentikan oleh anggota.
"Diduga menggunakan nomor pelat palsu di Jalan Gunung Sahari, sehingga diberhentikan oleh anggota lantas Aiptu Basri dan Aipda Jimber," kata Reynold.
"Sehingga takut dan melarikan dari lalu masuk ke Jalan Gunung Sahari dan melaju melawan arah dari arah selatan ke utara," sambungnya.
[Gambas:Video CNN]