Pemobil Ugal-ugalan Baru Tiba di Jakarta, Mau ke Ancol Bareng Pacar

CNN Indonesia
Kamis, 26 Feb 2026 12:19 WIB
Hafiz Mahendra (25) yang mengemudi Calya secara ugal-ugalan dan melawan arah di Jalan Gunung Sahari ternyata baru tiba di Jakarta dan berencana pergi ke Ancol. Dok. Video Viral
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi mengungkapkan fakta baru terkait kasus Hafiz Mahendra (25) yang mengemudi mobil Toyota Calya secara ugal-ugalan dan melawan arah di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Saat kejadian, Hafiz disebut baru tiba di Jakarta dan berencana pergi ke Ancol.

"Informasinya demikian, ya informasinya baru sampai di Jakarta ingin menuju ke Ancol," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin kepada wartawan, Kamis (26/2).

Komarudin juga menyebut Hafiz bersama seorang wanita di dalam mobil warna hitam berpelat nomor D-1640-AHB tersebut.

"Saat kejadian memang pengendara tidak sendiri, ada satu penumpang wanita bersamanya," ucap dia.

"Nah ini masih kita dalami, pengakuannya katanya pacarnya," sambungnya.

Buntut aksi ugal-ugalan tersebut, Hafiz telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 311 ayat 1, 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman hukuman empat tahun penjara dan denda Rp8 juta.

Selain itu, saat ini kepolisian juga tengah mendalami soal pelanggaran pidana umum yang dilakukan oleh pengemudi. Ini terkait dengan temuan senjata api (senpi) mainan serta senjata tajam (tajam) jenis golok dan badik di mobil yang bersangkutan.

Sebelumnya, aksi ugal-ugalan itu terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @jakarta.terkini.

Dalam video yang diunggah, terlihat mobil melaju dengan melawan arah di tengah arus lalu lintas yang cukup padat. Terlihat pula seorang anggota polisi mencoba menghentikan laju kendaraan tersebut.

Masih dalam video, terlihat anggota polisi itu seperti menembakkan pistol ke arah atas sebagai bentuk peringatan agar mobil tersebut berhenti.

Namun, alih-alih berhenti, sopir mobil itu malah terus menancap gas kendaraannya sambil menabrak sejumlah kendaraan lain mulai dari sepeda motor hingga mobil.

Aksi pengemudi itu memicu kemarahan warga di sekitar. Warga terlihat mengejar mobil itu sambil memukulkan helm ke kendaraan tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung menyebut pengemudi melakukan aksi ugal-ugalan dan melawan arah lantaran kedapatan menggunakan pelat palsu. Kata dia, pengemudi langsung kabur saat akan dihentikan oleh anggota.

"Diduga menggunakan nomor pelat palsu di Jalan Gunung Sahari, sehingga diberhentikan oleh anggota lantas Aiptu Basri dan Aipda Jimber," kata Reynold.

"Sehingga takut dan melarikan dari lalu masuk ke Jalan Gunung Sahari dan melaju melawan arah dari arah selatan ke utara," sambungnya.

(dis/gil)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK