Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi: Tiga Warga Tewas, Dua Masih Dicari

CNN Indonesia
Rabu, 04 Mar 2026 14:31 WIB
Ilustrasi banjir lahar dingin. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim SAR gabungan menemukan dua jenazah di antara bebatuan dalam operasi pencarian hari kedua korban banjir lahar dingin di aliran Sungai Senowo, lereng Gunung Merapi, Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (3/3).

Banjir lahar dingin ini terjadi pada Selasa (3/3) sekitar pukul 15.30 WIB setelah hujan lebat mengguyur kawasan puncak Gunung Merapi.

Dalam operasi hari pertama kemarin, satu korban ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian dan empat lainnya dalam pencarian, sementara enam orang lainnya mengalami luka-luka. Dua diantaranya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Muntilan.

Dengan demikian, kini total ditemukan tiga jenazah dan dua lainnya masih dalam pencarian.

Koordinator Unit Siaga SAR Borobudur Arif Yulianto menyampaikan hingga kini dua korban lainnya masih dalam proses pencarian.

Dua korban yang telah ditemukan hari ini atas nama Heru Setyawan (25) warga Krinjing dan Arif Fuad Hasan (26) warga Ngargosoko Srumbung, Kabupaten Magelang.

Ia mengatakan pada hari kedua operasi tim dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk mempercepat proses evakuasi dengan radius pencarian hingga empat kilometer dari lokasi awal.

SRU pertama melakukan penyisiran dengan melekat pada unit K9 milik Polresta Magelang. SRU kedua menyisir dari lokasi awal terjeratnya kendaraan hingga Dam 1. Sementara SRU ketiga melakukan pencarian dari Dam 1 hingga Dam 2 dan berakhir di wilayah Bendo.

"Dari informasi yang kami terima ada empat korban yang dilaporkan hilang. Alhamdulillah, hari ini sudah ditemukan dua korban. Pencarian terhadap dua korban lainnya masih terus dilakukan," kata Arif Yulianto di Magelang, Rabu.

Ia menuturkan kedua jasad korban ditemukan di antara bebatuan besar dengan jarak sekitar tga kilometer dari titik awal kejadian.

"Operasi pencarian melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, serta relawan dari berbagai komunitas potensi SAR di wilayah Magelang dan sekitarnya," kata Arif.

Selain korban jiwa, banjir lahar dingin juga menimbulkan kerugian material. Berdasarkan pendataan sementara, tiga truk dilaporkan terseret arus sungai, sementara 12 truk lainnya terjebak di area aliran lahar.

Dua alat berat jenis Kobelco juga dilaporkan masih terpendam material pasir dan batu dan hingga kini belum dapat dievakuasi.

(antara/gil)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK