Polisi Selidiki Palang Pintu Tak Tertutup Kecelakaan KA Blambangan

CNN Indonesia
Jumat, 06 Mar 2026 18:47 WIB
Kecelakaan KA Blambangan Ekspres dan truk gandeng di Probolinggo diduga akibat palang pintu tidak tertutup. Polisi selidiki kelalaian operasional.
Kecelakaan KA Blambangan Ekspres dan truk gandeng di Probolinggo diduga akibat palang pintu tidak tertutup. (Arsip Daop 9 Jember)
Surabaya, CNN Indonesia --

Aparat kepolisian tengah mendalami dugaan kelalaian operasional dalam kecelakaan antara KA Blambangan Ekspres dan truk gandeng di perlintasan Desa Jorongan, Probolinggo, Jumat (6/3) dini hari. Dugaan awal, palang pintu perlintasan tidak tertutup saat kereta melintas.

Kecelakaan terjadi di perlintasan JPL 13 sekitar pukul 00.40 WIB. Truk bernomor polisi P 8793 UG yang melaju dari arah timur ke barat dihantam kereta tepat di bagian belakang hingga kendaraan tersebut terbalik.

Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen, mengungkapkan saat ini pihaknya sedang menyelidiki dugaan tidak berfungsinya palang pintu saat kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diduga palang pintu tidak tertutup sehingga di waktu bersamaan ada truk dari timur ke barat yang melintas dan tidak melihat sehingga bagian belakang truk tertabrak," kata Safiq.

Polisi saat ini telah menghimpun keterangan dari beberapa saksi, yakni sopir truk yang bernama Ali Rudi Amir dan petugas penjaga palang pintu perlintasan.

"Saksi-saksi dari sopir dan penjaga palang pintu akan kami periksa nantinya," ucap Safiq.

Akibat insiden ini, selain kerusakan pada sarana kereta dan truk, masinis serta asisten masinis dilaporkan mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan di RSUD dr Mochammad Saleh.

Dikonfirmasi soal dugaan palang pintu tak tertutup saat kejadian, Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan, pihaknya bersama kepolisian masih mendalami hal itu.

"Masih dugaan ya mas karena kepolisian belum mendalami secara detail. Penyebabnya masih dilakukan pendalaman dari pihak berwenang," kata Cahyo.

Sebelumnya, KA 147 Blambangan Ekspres relasi Surabaya Pasar Turi-Ketapang dikabarkan tertemper sebuah truk di perlintasan sebidang, wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (6/3) dini hari.

Peristiwa terjadi pada pukul 00.49 WIB di Km 109+860, tepatnya di JPL 13 yang merupakan perlintasan resmi terjaga.

Akibat kejadian tersebut, lokomotif CC 201 83 53 yang menarik KA Blambangan Ekspres mengalami kerusakan sehingga perjalanan kereta tidak dapat langsung dilanjutkan.

Pasca-insiden, tim operasional segera menarik mundur rangkaian kereta menuju Stasiun Probolinggo menggunakan lokomotif penolong. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

(frd/isn)


[Gambas:Video CNN]