Banjir Tol Jakarta-Tangerang, Sejumlah Mesin Pompa Air Diaktifkan

CNN Indonesia
Minggu, 08 Mar 2026 11:05 WIB
Tingginya debit air Kali Sabi membuat ruas Tol Jakarta-Tangerang sepanjang hampir satu kilometer tergenang, mulai KM 23 hingga KM 24, Minggu (8/3) (CNN Indonesia/Dodi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tingginya debit air Kali Sabi membuat ruas Tol Jakarta-Tangerang sepanjang hampir satu kilometer tergenang, mulai KM 23 hingga KM 24, Minggu (8/3). Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Tangerang macet parah sejak Minggu dini hari.

Banjir terjadi akibat luapan Kali Sabi setelah hujan deras mengguyur sejak Sabtu (7/3) malam. Genangan air terjadi mulai dari KM 23-200 hingga KM 24,dengan ketinggian antara 30-50 sentimeter.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, sejumlah petugas perawatan Tol Jasa Marga menurunkan tiga truk pompa air untuk mempercepat pengeringan air.

Selain itu, beberapa mesin pompa yang sebelumnya terkunci gembok harus dibobol paksa agar proses pembuangan air berjalan maksimal.

Widyo, petugas perawatan Jasa Marga, mengatakan banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan dan berlangsung cukup lama. Pihak Jasa Marga melakukan sejumlah langkah pertama melokalisir area banjir dan melakukan penyedotan air dengan mesin pompa.

"Banjir disebabkan curah hujan tinggi dan lama. Untuk mempercepat proses pengeringan, seluruh pompa air diaktifkan ditambah tiga unit truk pompa air," ujar Widyo.

Sementara Ismadi, sopir truk mengaku terjebak macet sejak Minggu dinihari, dan karena lelah terpaksa menepikan kendaraan truknya di bahu jalan untuk istirahat.

"Iya macet dari jam 2 pagi, penyebabnya karena ruas tol banjir," ungkapnya.

Setelah mesin pompa bekerja, genangan air di ruas Tol Jakarta-Tangerang mulai berangsur surut dan arus lalu lintas perlahan kembali normal.

Sementara itu, banjir menerjang sebanyak sembilan kecamatan di Kabupaten Tangerang pada Minggu (8/2) setalah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejak Sabtu (7/3) malam.

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, banjir terjadi di 13 titik yang tersebar di sembilan kecamatan.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik mengatakan, wilayah yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Kelapa Dua, Tigaraksa, Rajeg, Kronjo, Pasar Kemis, Sepatan, Sepatan Timur, Kresek, dan Sindang Jaya.

"Berdasarkan data sementara kondisi banjir saat ini, banjir tersebar di 9 kecamatan di Kabupaten Tangerang," ungkap Taufik, Minggu.

Ia menjelaskan, ketinggian air di sejumlah lokasi bervariasi, mulai dari sekitar 20 sentimeter hingga mencapai 1,5 meter.

(dod/end)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Ribuan Orang Terima Bansos Uang

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK