CNN Indonesia Kerahkan Ratusan Jurnalis Peliput Arus Mudik 2026

CNN Indonesia
Jumat, 13 Mar 2026 14:10 WIB
Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari memastikan pihaknya maksimal dalam melakukan peliputan mudik 2026.
Pemimpin redaksi CNNIndonesia.com, Titin Rosmasari memastikan pihaknya maksimal melakukan liputan mudik 2026. (CNN Indonesia TV)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari memastikan pihaknya maksimal dalam melakukan peliputan mudik 2026.

Titin menuturkan bahwa CNN Indonesia mengerahkan ratusan jurnalisnya baik tim yang diterjunkan dari Jakarta maupun kontributor di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia merinci 130 kontributor di seluruh Indonesia untuk liputan Mudik 2026. Selain itu, tim magang nasional dan 50 kru organik dikerahkan di 13 titik selama berlangsungnya Mudik 2026.

"Bedanya tahun ini kita juga melibatkan tim magang nasional, ini teman-teman yang magang alhamdulillah kita melihatnya salut ya, mereka magang tapi memiliki semangat jadi jurnalis sesungguhnya," ujar Titin saat pelepasan tim Go Mudik 2026 CNNIndonesia di Gedung Transmedia, Jakarta, Jumat (13/3) siang WIB.

"Selain tadi ada 130 kontributor di seluruh Indonesia, terus ada 50 kru di organik yang tersebar di kurang lebih 13 titik, ada di Japek 2, Merak, Bakaheuni, Jawa Tengah, Jogja. Itu termasuk makassar, termasuk Jawa Timur, karena yang ke Bali banyak juga," katanya melanjutkan.

Tim Go Mudik 2026 CNNIndonesia juga mendapatkan bantuan untuk pemantauan arus mudik dari pihak Jasa Marga.

"Intinya kita coba menyebar titik sebanyak mungkin, selengkap mungkin dengan bantuan dari CCTV Jasa Marga. Itu membantu kita dapat pantauan lebih banyak, lebih lengkap lagi," tutur Titin.

Titin juga mengungkapkan perbedaan peliputan mudik tahun ini dibandingkan sebelumnya. Ini karena tim peliputan dibantu kendaraan listrik Vinfast selama melakukan liputan arus mudik 2026.

"Berbeda lagi kita sekarang, tim liputan kita menggunakan kendaraan listrik, kita dibantu Vinfast, tim liputan kita menggunakan kendaraan listrik karena ada tren kenaikan dari kendaraan listrik," ucapnya.

(jal/kid) Add as a preferred
source on Google