Polisi: Viral Foto Pelaku Teror Air Keras ke Aktivis KontraS Olahan AI

CNN Indonesia
Minggu, 15 Mar 2026 20:10 WIB
Polda Metro menyatakan foto terduga pelaku penyiraman air keras ke Andrie Yunus adalah hasil editan AI. Polisi minta masyarakat bijak dalam menyebar informasi.
Polda Metro Jaya menyebut foto terduga pelaku penyiraman air keras ke Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus yang beredar di media sosial adalah hasil editan AI (artificial intelligence). (Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Metro Jaya menyebut foto terduga pelaku penyiraman air keras ke Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus yang beredar di media sosial adalah hasil editan AI (artificial intelligence).

Foto itu salah satunya diunggah akun media sosial X @Robe1807. Dalam unggahannya, akun tersebut turut mendesak kepolisian untuk segera menangkap pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami juga menyampaikan bahwa ada perkembangan di lapangan termasuk di medsos adanya foto hasil screenshot CCTV dua orang yang tergambarkan, kita yakini bahwa itu merupakan hasil dari AI. Dan ini mungkin juga ada dugaan untuk menyesatkan proses penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Minggu (15/3).

Budi pun mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menyampaikan informasi terkait kasus tersebut. Sebab, kata dia, informasi yang salah justru berpotensi mengganggu proses penyelidikan.

"Kami berharap untuk masyarakat juga bijak agar penyelidikan ini fokus dan tidak terganggu, tidak terintervensi oleh hal-hal yang dibuat sengaja untuk menyesatkan," ucap dia.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan saat ini kepolisian masih terus bekerja untuk mengungkap kasus tersebut. Termasuk, menangkap pelaku penyiraman air keras.

"Kami juga memohon kepada seluruh warga masyarakat untuk memberi ruang kepada penyidik, waktu, agar penanganan penyelidikan ini paripurna dan kita dapat melakukan mengejar pelaku yang melakukan penyiraman terhadap cairan berbahaya kepada aktivis," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (12/3) malam.

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyebut insiden itu terjadi usai Andrie Yunus menghadiri acara podcast berjudul "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia" di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), sekitar pukul 23.00 WIB.

"Telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3).

Pasca peristiwa tersebut, Andrie segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen.

Dimas turut mengungkap ciri-ciri dari terduga pelaku yang pertama mengenakan kaos berwarna kombinasi putih-biru, celana gelap diduga jeans, dan helm berwarna hitam.

Sementara, pelaku kedua yakni penumpang menggunakan penutup wajah atau masker menyerupai 'buf' berwarna hitam yang menutupi setengah wajah, kaos berwarna biru tua, dan celana panjang berwarna biru yang dilipat menjadi pendek dan diduga berbahan jeans.

(fra/dis/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]