Puncak Arus Mudik, Antrean Sepeda Motor Mengular di Pelabuhan Ciwandan
Antrean sepeda motor pemudik mengular di Pelabuhan Ciwandan, Banten sejak Rabu (18/3) hingga Kamis (19/3) dini hari atau puncak arus mudik lebaran 2026.
Dari pantauan di lokasi, sejak pukul 23.00 WIB, ratusan sepeda motor terus berdatangan. Hampir 12 jalur area tunggu yang tersedia dipenuhi sepeda motor. Padahal, sebelumnya, hanya dua atau tiga jalur yang dipenuhi sepeda motor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 02.00 WIB, antrean sepeda motor terus berdatangan. Antrean mengular di pintu pemeriksaan tiket.
Sebelum area pemeriksaan tiket, petugas juga menyekat kendaraan yang hendak masuk.
Berdasar data resmi, total penumpang yang melewati Pelabuhan Ciwandan pada Rabu mencapai 35.437 orang.
Data itu merupakan jumlah tertinggi penumpang dalam beberapa hari terakhir.
Sementara total kendaraan roda dua yang melintas melalui Pelabuhan Ciwandan pada periode yang sama mencapai 22.613 unit.
19 ribu mobil padati Pelabuhan Merak
Sementara itu di Pelabuhan Merak, Banten, sejak Rabu malam kemarin, setidaknya 19 ribu mobil memenuhi tempat penyeberangan ke Sumatra itu. Jumlah tersebut diprediksi akan terus meningkat, seiring masih adanya masyarakat yang memesan tiket melalui aplikasi Ferizy.
Jumlah tersebut dihimpun PT ASDP Indonesia Ferry, hingga Rabu sore, 18 Maret 2026, pukul 18.00 wib.
Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan pemudik yang melakukan perjalanan pada Selasa malam hingga Rabu dini hari, 17-18 Maret 2026, yang berjumlah lebih dari 17 ribu kendaraan.
"Puncak mudik itu di tanggall 18, meski semalam ada peningkatan, tapi malam ini 19 ribu yang reserfasi," ujar Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, Rabu kemarin.
Jika terjadi kepadatan kendaraan di dalam hingga keluar Pelabuhan Merak, akan dilakukan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB). Jadi kapal hanya mengangkut pemudik dari Pelabuhan Merak, kemudian menurunkan di Bakauheni dan kembali lagi ke Pulau Jawa dalam kondisi kosong muatan.
Selanjutnya, waktu proses bongkar muat kendaraan kedalam kapal juga akan dipersingkat menjadi 20 menit.
"Kalau dalam kondisi yang padat akan kita terapkan TBB. Pasti (bongkar muat) dipersingkat, sekarang kita kejar on time performance itu 20 menit," terangnya.
Antrean kendaraan roda empat pemudik di Dermaga Pelabuhan Merak, Banten. (CNNIndonesia/Yandhi) |
Pemudik diprediksi akan terus berdatangan ke Pelabuhan Merak hingga Kamis malam, 19 Maret 2026, meski jumlahnya tidak sebanyak dua hari terakhir.
"Masih ada potensi yang akan masuk ke Merak esok hari, meskipun jumlahnya tidak sebesar kemarin dan hari ini," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memprediksi arus mudik di Pelabuhan Ciwandan, Banten, akan mengalami kepadatan hingga Kamis ini.
Ia mengatakan kepadatan sudah terlihat sejak Selasa (17/3) hingga Rabu dini hari.
"Tapi kita lihat untuk yang di Ciwandan ini dari tadi malam, mungkin juga besok dan juga perkiraan kami sampai tanggal 19 akan terjadi kepadatan," kata Dudy di Pelabuhan Ciwandan, Rabu dini hari.
(yoa/ynd/kid) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
Antrean kendaraan roda empat pemudik di Dermaga Pelabuhan Merak, Banten. (CNNIndonesia/Yandhi)