Antrean Mobil ke Pelabuhan Merak Mengular Keluar, Subuh Macet Terurai

CNN Indonesia
Kamis, 19 Mar 2026 07:06 WIB
Kendaraan pemudik antre memasuki kapal di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Rabu (18/3/2026). ( CNN Indonesia/ Yandhi)
Merak, CNN Indonesia --

Antrean mobil pemudik menuju Pelabuhan Merak, Banten mengular hingga ke Jalan Cikuasa Atas dan Cikuasa Bawah, atau sekitar 6 km sejak Kamis (19/30 dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB.

Berdasarkan pantauan hingga pukul 05.09 WIB, antrean sudah bisa diurai polisi lalu lintas.

Kemudian jika dilihat ke dalam Pelabuhan Merak, antrean kendaraan masih terlihat di areal toll gate atau check in kendaraan. Kepadatan di Dermaga Eksekutif masih terlihat. Sedangkan di dermaga reguler masih banyak yang kosong, distribusi kendaraan yang belum merata.

"Mengantre namun tetap lancar, untuk personel masing-masing tol gate, mulai dari Cikupa, Balaraja Barat, Balaraja Timur, hingga Gerbang Tol Merak," ujar Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Arief Kurniawan, ditulis Kamis, (19/3).

PT ASDP Indonesia Ferry sebelumnya memprediksi Pelabuhan Merak akan dipadati lebih dari 19 ribu kendaraan untuk menyeebrang ke Sumatra yakni Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Dirut PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo mengatakan hal tersebut berdasarkan pembelian tiket di aplikasi Ferizy, hingga Rabu sore, 18 Maret 2026, pukul 18.00 WIB. Jumlah tersebut diprediksi bakal terus bertambah, hingga Kamis ini.

Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan pemudik yang melakukan perjalanan pada Selasa malam hingga Rabu dini hari, 17-18 Maret 2026. Dua hari itu total keberangkatan mencapai lebih dari 17 ribu kendaraan.

Saat terjadi kepadatan kendaraan di Pelabuhan Merak, seluruh kapal akan melakukan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB).

Jadi kapal hanya mengangkut pemudik dari Pelabuhan Merak, kemudian menurunkan di Bakauheni dan kembali lagi ke Pulau Jawa dalam kondisi kosong muatan.

Selanjutnya, waktu proses bongkar muat kendaraan kedalam kapal juga akan dipersingkat menjadi 20 menit.

Puncak mudik di Pelabuhan Ciwandan

Ribuan pemudik menggunakan sepeda motor silih berganti memadati Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten, pada puncak mudik yang diprediksi terjadi pada hari ini, Rabu (18/3)

Dari pantauan sejak pukul 19.00 WIB hingga Kamis dini hari tadi, kendaraan roda dua terus memadati jalur area tunggu sebelum memasuki kapal. Ada 12 jalur yang tersedia.

Rata-rata, dua hingga tiga jalur area tunggu dipenuhi ratusan kendaraan sebelum masuk ke kapal.

Pemudik semakin banyak berdatangan sejak pukul 21.00 WIB. Banyak pemudik yang terlihat
membawa barang bawaan seperti tas besar dan kardus yang diikat di kendaraan mereka.

Antrean sepeda motor pemudik mengular di Pelabuhan Ciwandan, Banten sejak Rabu (18/3) hingga Kamis (19/3) dini hari atau puncak arus mudik. (CNN Indonesia/ Yogi Anugrah)

Salah seorang pemudik, Gandhi (27) mengatakan sepanjang perjalanannya dari Tangerang ke Pelabuhan Ciwandan, sangat banyak pemudik yang ditemuinya di jalan

"Di jalan udah ramai banget yang mudik, padat. Baru jalan sekarang setelah libur kerja," kata Gandhi.

Ia mengaku sudah mudik menggunakan sepeda motor ke Tanggamus, Lampung, sejak dua tahun belakangan. Menurutnya, penanganan arus mudik tahun ini cukup baik.

"Udah enggak antre panjang kayak beberapa tahun lalu itu, berjam-jam," katanya.

Hingga pukul 02.00 WIB, antrean sepeda motor terus berdatangan. Antrean mengular di pintu pemeriksaan tiket.

Sebelum area pemeriksaan tiket, petugas juga menyekat kendaraan yang hendak masuk.

Berdasar data resmi, total penumpang yang melewati Pelabuhan Ciwandan pada Rabu mencapai 35.437 orang.

Data itu merupakan jumlah tertinggi penumpang dalam beberapa hari terakhir.

Sementara total kendaraan roda dua yang melintas melalui Pelabuhan Ciwandan pada periode yang sama mencapai 22.613 unit.

(ynd/yoa/kid)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK