H-2 Lebaran, Pemudik Sepeda Motor di Pelabuhan Ciwandan Mulai Sepi
Jumlah pemudik kendaraan roda dua di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten, mulai lengang atau berkurang pada Kamis (19/3) malam atau H-2 Lebaran.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com sejak pukul 20.00 WIB, situasi lengang terlihat mulai dari arus lalu lintas memasuki area pelabuhan, antrean loket pintu masuk, hingga area tunggu sebelum memasuki kapal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepeda motor hanya memenuhi dua dari 12 jalur area tunggu yang disediakan. Waktu penuhnya satu jalur antrean juga cukup lama.
Padahal, di jam yang sama hari sebelumnya, Rabu (18/3), kendaraan sudah ramai dan memenuhi jalur-jalur area tunggu.
Arus kendaraan hingga pukul 23.00 WIB juga masih lengang. Tak ada antrean kendaraan mengular seperti hari sebelumnya.
Berdasar data resmi, total penumpang yang melewati Pelabuhan Ciwandan pada Rabu mencapai 39.854 orang.
Adapun total kendaraan roda dua yang melintas melalui Pelabuhan Ciwandan pada periode yang sama mencapai 25.432 unit.
Lalu pada Kamis hingga pukul 22.30 WIB, total penumpang yang melewati Pelabuhan Ciwandan mencapai 35.826 orang.
Total kendaraan roda dua yang melintas melalui Pelabuhan Ciwandan pada periode yang sama mencapai 22.711 unit.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi sebelumnya memprediksi arus mudik di Pelabuhan Ciwandan, Banten, akan mengalami kepadatan hingga Kamis. Ia mengatakan kepadatan sudah terlihat sejak Selasa hingga Rabu dini hari.
"Tapi kita lihat untuk yang di Ciwandan ini dari tadi malam, mungkin juga besok dan juga perkiraan kami sampai tanggal 19 akan terjadi kepadatan," kata Dudy di Pelabuhan Ciwandan, Rabu dini hari.
Sementara itu di Pelabuhan Merak, Banten, sejak Rabu malam, sebanyak 19 ribu mobil memenuhi tempat penyeberangan ke Pulau Sumatra itu.
Jumlah tersebut dihimpun PT ASDP Indonesia Ferry, hingga Rabu sore, pukul 18.00 WIB.
Angka ini lebih banyak dibandingkan pemudik yang melakukan perjalanan pada Selasa malam hingga Rabu dini hari, 17-18 Maret 2026, yang berjumlah lebih dari 17 ribu kendaraan.
Jika terjadi kepadatan kendaraan di dalam hingga keluar Pelabuhan Merak, akan dilakukan skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB).
Jadi kapal hanya mengangkut pemudik dari Pelabuhan Merak, kemudian menurunkan di Bakauheni dan kembali lagi ke Pulau Jawa dalam kondisi kosong muatan.
Selanjutnya, waktu proses bongkar muat kendaraan ke dalam kapal juga akan dipersingkat menjadi 20 menit.
(yoa/rti) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
