Ledakan di Teras Malioboro Yogyakarta, 3 Orang Terluka

CNN Indonesia
Senin, 30 Mar 2026 16:53 WIB
Tiga orang mengalami luka bakar akibat ledakan saluran limbah di Teras Malioboro, Yogyakarta.
Ilustrasi. Teras Malioboro Yogyakarta. (CNN Indonesia/Tunggul)
Yogyakarta, CNN Indonesia --

Tiga orang mengalami luka bakar akibat ledakan pada instalasi saluran limbah (bio-filter) di area kuliner lantai dasar Teras Malioboro 1, Gondomanan, Kota Yogyakarta, DIY, Senin (30/3).

PS Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda R Anton Budi Susilo menuturkan, peristiwa ini terjadi pada pagi tadi sekitar pukul 07.20 WIB. Menurutnya, peristiwa diketahui kala seorang saksi tiba-tiba mendengar suara dentuman keras dari arah area lantai depan warung.

"Akibat tekanan ledakan dari bawah tanah, material konblok lantai terangkat dan hancur, mengungkap adanya empat lubang saluran limbah atau bio-filter yang meledak secara bersamaan," kata Anton dalam keterangannya, Senin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lanjut Anton, paparan gas panas dari dalam saluran mengenai tiga orang korban yang merupakan satu keluarga dan berada di sekitar lokasi kejadian. Para korban berinisial antara lain ZA (60), MI (54) serta O (15). Ketiganya merupakan warga Kabupaten Bangkalan.

Petugas keamanan setempat lantas berkoordinasi dengan tim pengamanan dan menghubungi PSC Kota Yogyakarta untuk meminta bantuan medis.

Korban berhasil dievakuasi pukul 07.45 WIB dan dibawa menuju RSUP Dr Sardjito menggunakan ambulans untuk penanganan medis lebih lanjut. Hasil pemeriksaan, ledakan mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar seperti pada lengan, wajah, leher dan kaki.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, ledakan dipicu oleh akumulasi gas pada saluran air limbah atau bio-filter yang tersumbat alias mampet.

"Ledakan tersebut bersumber dari satu sistem yang terdiri dari empat lubang saluran pembuangan," kata Anton dalam keterangannya, Senin.

Kata Anton, penyumbatan tersebut mengakibatkan fermentasi limbah organik menghasilkan gas metana (CH_4) dalam jumlah besar yang terjebak tanpa sirkulasi (ventilasi) memadai.

"Adanya tekanan tinggi di ruang tertutup atau confined space menyebabkan kegagalan struktur pada penutup saluran hingga terjadi ledakan fisik atau physical explosion," jelas Anton.

Selepas kejadian ini, polisi menyarankan kepada Pengelola Teras Malioboro 1 dan dinas terkait untuk segera melakukan pengurasan dan pembersihan massal pada seluruh instalasi bio-filter di kawasan tersebut. Pemasangan pipa ventilasi tambahan pada sistem pembuangan tertutup, kata Anton, dimaksudkan untuk memastikan gas metana tidak terakumulasi kembali.

"Info dari Pak Kapolsek Gondomanan untuk ketiga korban sudah pulang dan pihak dari Teras 1 bertanggung jawab terkait pengobatan tersebut," katanya.

(kum/isn) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]