PDIP Bakal Panggil Bupati-Wakil Bupati Lebak Usai Cekcok Terbuka
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP turun tangan merespons perseteruan antara Bupati Lebak Hasbi Jayabaya dan Wakil Bupati Amir Hamzah yang cekcok saat halalbihalal Idulfitri 1447 H dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pendopo Kabupaten Lebak, Banten, Senin (30/3) pagi.
Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan, Andreas Hugo Pareira mengaku akan mengundang keduanya. Menurut dia, kasus tersebut hanya buang-buang waktu.
"DPP Bidang Pemerintahan akan mengundang mereka mempertemukan untuk tidak buang-buang waktu dan energi saling sindir di ruang publik, tetapi fokus mengurus kepentingan publik Lebak," kata Andreas saat dihubungi, Selasa (31/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah sempat mengungkap kemarahannya usai disindir secara langsung di depan publik terkait kasus korupsinya saat acara halalbihalal oleh Bupati Lebak.
Ketegangan bermula ketika Hasbi berpidato di hadapan ASN, menyinggung Amir yang kerap memanggil para pejabat di lingkungan pemkab itu untuk bertemu. Menurut Hasbi, hal itu tidak diperkenankan dan melanggar Pasal 66UU ASN.
Hasbi juga menyindir Amir dan menyebutnya beruntung bisa menjabat sebagai Wakil Bupati Lebak meski sebagai mantan narapidana.
Amir Hamzah pernah terjerat kasus suap sengketa Pilkada Kabupaten Lebak 2013 bersama Tb Chaeri Wardhana alias TCW dan eks Ketua MK Akil Mochtar.
Dalam kasus itu dia dijatuhi vonis penjara 3 tahun 5 bulan oleh majelis hakim pada 21 Desember 2015.
"Jangan salah, itu memang intonasi saya seperti itu. Kalau enggak penghargaan. Mantan warga binaan yang menjadi wakil bupati berprestasi, artinya itu sebuah prestasi," kata Hasbi.
Merespons itu, Amir menilai pernyataan Hasbi sebagai penghinaan. Menurut dia, pernyataan Hasbi pada saat acara halalbihalal di lingkungan Pemkab Lebak tidak ada kaitannya dengan posisinya sebagai wakil bupati. Dia merasa terhina atas pernyataan tersebut.
"Saya merasa terhina saat itu karena di khalayak umum dia bicara pribadi, dan tidak ada kaitan dengan pekerjaan, makanya spontan saya ingin peringatkan," ucapnya.
Hasbi merupakan politikus PDIP yang sebelumnya pernah menjabat sebagai anggota DPR dua periode sejak periode 2014. Pada Pilkada 2024, dia terpilih menjadi Bupati Lebak usai menang bersama Amir Hamzah yang merupakan politikus Partai Demokrat.
Sementara, sebelum bergabung dengan Demokrat pada pilkada 2024, Amir merupakan seorang ASN. Dia mengawali kariernya dengan menjabat sebagai Pelaksana Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak pada tahun 1993, Sekretaris Pribadi Bupati Lebak (1993-1998), dan terakhir menjadi Kepala Bappeda Kabupaten Lebak (2006-2008).
Sebelum mendampingi Hasbi Jayabaya, Amir juga pernah menang sebagai wakil bupati saat mendampingi ayah Hasbi, yakni Mulyadi Jayabaya pada 2008.
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

