Pramono Wajibkan Gedung Empat Lantai Lebih Terhubung CCTV Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mewajibkan gedung empat lantai lebih untuk terhubung dengan kamera pengawas (CCTV) pemerintah provinsi.
Hal itu dilakoni guna memperkuat pengawasan dan menciptakan sistem keamanan yang terintegrasi.
"Jadi, untuk CCTV, kita sedang, sudah memutuskan nanti gedung-gedung yang lantainya lebih dari empat sesuai dengan Pergub akan dikoneksikan dengan CCTV yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta, sehingga dengan demikian Jakarta akan menjadi terintegrasi," kata Pramono di Jakarta Pusat, Sabtu (4/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono menilai upaya ini sebagai langkah dalam modernisasi sistem keamanan dan pemantauan kota.
Menurutnya, lewat integrasi CCTV, Pemprov DKI dapat memantau situasi kota secara lebih cepat dan efektif. Beberapa di antaranya dari mulai penanganan darurat, kriminalitas, hingga manajemen lalu lintas.
Nantinya, pemasangan CCTV ini akan menjangkau wilayah hingga kelurahan yang ada di Jakarta.
"Dan kemudian untuk kelurahan dan sebagainya tetap akan kita pasang," ucapnya.
Pemasangan CCTV di sejumlah wilayah DKI Jakarta merupakan bagian dari janji kampanye Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Untuk permukiman warga, Pemprov DKI Jakarta akan memasang kamera CCTV di 30.000 titik seluruh wilayah Jakarta.
Program ini menelan anggaran sebesar Rp380 miliar dan akan dilaksanakan secara bertahap.
(antara/kid) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]