Viral Anggota Polisi dan TNI Aniaya Pengunjung Kafe di Toraja Utara

CNN Indonesia
Minggu, 05 Apr 2026 02:30 WIB
Video viral pengeroyokan di THM Toraja Utara melibatkan anggota TNI dan polisi. Penyebabnya diduga terkait minuman keras. Investigasi sedang berlangsung.
Ilustrasi pelaku pengeroyokan. (CNNIndonesia/Astari Kusumawardhani)
Makassar, CNN Indonesia --

Seorang pengunjung salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, diduga dilakukan lima anggota TNI dan satu anggota kepolisian. Video rekaman pengeroyokan itu pun viral di media sosial.

Dalam video yang berdurasi 2 menit 4 detik memperlihatkan sejumlah orang terlibat aksi pemukulan dengan menggunakan tangan hingga memakai kursi yang berada di lokasi. Bahkan, beberapa wanita yang ada di dalam video itu berusaha melerai aksi pengeroyokan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya benar, salah satu aparat kepolisian. Sementara ini kita masih menyelidiki setelah korban membuat laporan," kata Kasi Propam Polrestabes Toraja Utara, Iptu Damianus, Jumat (3/4).

Menurut Damianus berdasarkan keterangan pelapor bahwa kejadian aksi pengeroyokan di salah satu kafe di Toraja Utara dipicu akibat persoalan minuman keras (miras).

"Keterangan pelapor, (penyebab) pemukulan karena persoalan minuman," ujarnya.

Meski demikian, kata Damianus, pihaknya akan mengusut peristiwa tersebut dan memberikan sanksi tegas jika oknum anggota Polres Toraja Utara terlibat dalam insiden itu.

"Saat ini, masih didalami dengan mengumpulkan bukti-bukti terkait keterlibatan oknum anggota. Jika terbukti, pihak Reskrim yang akan memproses secara pidana," jelasnya.

Terpisah, Dandim 1414 Tana Toraja, Letkol Inf Armal memastikan seluruh personel TNI yang berada di lokasi saat kejadian itu telah diamankan. Selain itu, dia mengatakan pihak korban pun sudah melakukan laporan pengeroyokan oleh aparat itu ke pihak TNI.

"Anggota yang terlibat sudah kami tahan dan akan diproses sesuai aturan," kata Armal.

Anggota TNI tersebut, kata Armal sementara ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Mereka saat ini sedang menjalani pemeriksaan," ujarnya.

(mir/kid) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]