Tangis Keluarga Pecah, Jenazah TNI Gugur di Lebanon Tiba di Cimahi

CNN Indonesia
Sabtu, 04 Apr 2026 22:00 WIB
Rencananya, Mayor Zulmi akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung pada Minggu (5/4).
Rencananya, Mayor Zulmi akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung pada Minggu (5/4). (FOTO:CNN Indonesia/Cesar).
Cimahi, CNN Indonesia --

Tangis keluarga pecah saat jenazah Mayor Anumerta Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, tiba di rumah duka, di Cipageran, Kota Cimahi, Sabtu (4/4). Zulmi merupakan salah satu prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia di lokasi, kedatangan jenazah disambut pihak keluarga dan personel TNI yang telah menunggu sejak petang tadi. Adapun jenazah Zulmi tiba sekitar pukul 21.15 WIB.

Rencananya, Mayor Zulmi akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung pada Minggu (5/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun lokasi peristirahatan terakhir Zulmi rencananya berada di Blok C1, berdekatan dengan mendiang H. Sugito bin Martawiradji Mayjen TNI Purn Asyawan Kasospol ABRI.

Zulmi salah satu anggota TNI yang masuk dalam 756 prajurit perdamaian asal Indonesia dan ditugaskan di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) sejak tahun 2025 lalu.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melayat ke rumah duka almarhum Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Kota Cimahi pada Rabu (1/4/2026). Dia datang bersama sang istri Evi Sophia Indra.

Agus menegaskan, Kapten Zulmi dan dua prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian akan mendapatkan hak sesuatu aturan. Selain itu, Agus memastikan almarhum akan menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).

Sebanyak tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian tewas dalam dua insiden di Lebanon selatan dalam kurun waktu 24 jam.

Sebelumnya, misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyampaikan prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon tewas akibat ledakan proyektil di dekat salah satu pos Indonesia, di desa Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3).

Kabar duka berlanjut saat diumumkan adanya dua prajurit TNI yang gugur pada Senin (30/3) akibat ledakan dari sumber yang belum diketahui. Mereka adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Serangan masih berlanjut kepada TNI yang bertugas di Lebanon, hingga Jumat (3/4) dikabarkan ada tiga prajurit TNI kembali terluka karena ledakan yang belum diketahui asalnya.

[Gambas:Video CNN]

(csr/ins) Add as a preferred
source on Google