Mandor dan Pemilik Gedung Diperiksa Usai 4 Pekerja Tewas di Tangki Air

CNN Indonesia
Selasa, 07 Apr 2026 09:11 WIB
Ilustrasi. Kepolisian akan memeriksa mandor dan pemilik gedung terkait insiden tewasnya empat pekerja di proyek pembangunan di Jakarta. (iStockphoto/Herwin Bahar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepolisian menjadwalkan pemeriksaan terhadap mandor proyek dan pemilik gedung terkait insiden tewasnya empat pekerja serta tiga lainnya mengalami sesak napas di lokasi pembangunan di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Pemeriksaan segera dijadwalkan," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (7/4).

Menurut Nurma, pemeriksaan terhadap keduanya akan dilakukan dalam waktu dekat dengan status sebagai saksi. Langkah ini dilakukan untuk mendalami dugaan kelalaian dalam penerapan standar keselamatan kerja di proyek tersebut.

"Iya diperiksa terkait kelalaian," ucap dia.

Sebelumnya, peristiwa nahas terjadi di proyek bangunan bertingkat tersebut, di mana empat pekerja meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami gangguan pernapasan setelah terpapar gas dari dalam tangki air.

Empat korban meninggal diketahui berinisial YN (32) asal Subang, MW (62) asal Cianjur, TS (63) asal Bandung Barat, dan MF (19) asal Bandung Barat. Sementara tiga korban selamat yang mengalami sesak napas adalah UJ (41), SN (63), dan AJ (47), yang berasal dari Purwakarta.

Peristiwa bermula pada Jumat (3/4) sekitar pukul 10.00 WIB, ketika dua pekerja berada di lokasi proyek. Keduanya diminta oleh mandor untuk menguras penampungan air bersih yang berada di bagian basement.

Saat proses pembongkaran penutup tangki, salah satu pekerja terjatuh ke dalam lubang dengan kedalaman sekitar tiga meter. Rekan kerjanya berusaha memberikan pertolongan, namun tanpa dilengkapi alat keselamatan.

Upaya penyelamatan tersebut justru berujung petaka, karena pekerja lain ikut terjatuh ke dalam penampungan. Secara keseluruhan, empat orang terperosok ke dalam tangki, sementara tiga lainnya mengalami sesak napas akibat paparan udara panas dan bau dari dalam penampungan.

Para korban kemudian dievakuasi oleh saksi dan dilarikan ke Rumah Sakit Pasar Rebo untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di instalasi gawat darurat, empat korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

(antara/isn)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Warisan Tata Kota Kebayoran Baru

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK