Kemenag Pangkas 65 Persen Perjalanan Dinas

CNN Indonesia
Rabu, 08 Apr 2026 11:05 WIB
Kementerian Agama (Kemenag) melakukan efisiensi besar-besaran dengan memangkas anggaran perjalanan dinas hingga 65 persen.
Kementerian Agama (Kemenag) melakukan efisiensi besar-besaran dengan memangkas anggaran perjalanan dinas hingga 65 persen. (CNN Indonesia/Farid)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Agama (Kemenag) melakukan efisiensi besar-besaran dengan memangkas anggaran perjalanan dinas hingga 65 persen.

Kebijakan ini diambil untuk memastikan program prioritas, khususnya layanan publik, tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.

"Perencanaan kita ke depan, saya minta tolong berpikirlah out of the box. Acuan kita ke depan adalah tantangan, jangan hanya terpaku pada anggaran yang kita miliki. Kalau anggaran terbatas, cari alternatif," kata Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar di Jakarta, Rabu (8/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah penghematan tersebut menjadi bagian dari strategi Kemenag dalam menghadapi tantangan fiskal pada 2026. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan penajaman ekstrem terhadap belanja yang dinilai tidak prioritas.

Menag Nasaruddin menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam perencanaan program di lingkungan Kemenag. Ia mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menghambat upaya memberikan solusi bagi persoalan keagamaan di masyarakat.

Di tengah kondisi fiskal yang ketat, seluruh jajaran diminta memfokuskan program pada sektor-sektor prioritas agar layanan keagamaan dan pendidikan tetap menjangkau masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.

Menurutnya, sinergi antarunit menjadi kunci dalam menjalankan program secara efektif, termasuk kolaborasi antara Direktorat Jenderal, Kantor Wilayah Kemenag Provinsi, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

"Mari kita bekerja sebagai Super Team, bukan Superman. Saya mohon Rektor dan Kakanwil berkolaborasi. Jangan hanya bertemu saat seremoni. Gunakan mahasiswa KKN/PKN untuk membantu program Bimas, misalnya memberantas buta huruf Al Quran di desa atau mencegah pernikahan bawah tangan," kata Menag.

"Integrasikan program penyuluh, imam masjid, dan KUA secara holistik, komprehensif, dan integratif. Ajuan kita ke depan adalah tantangan, jangan hanya terpaku pada anggaran yang kita miliki," tambah Menag Nasaruddin Umar.

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan Setjen Kemenag Kastolan menjelaskan bahwa pemangkasan anggaran juga mencakup perjalanan dinas luar negeri hingga 70 persen, serta perjalanan dinas dalam negeri sebesar 65 persen.

"Anggaran hasil penghematan ini dialihkan untuk menjaga agar fungsi layanan dasar tidak terganggu," ujar Kastolan.

(antara/isn) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]