TKA SMP Gelombang I Berjalan Lancar, Sistem dan Partisipasi Terkendali

tim | CNN Indonesia
Kamis, 09 Apr 2026 06:56 WIB
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP gelombang pertama yang berlangsung pada 6 s.d. 7 April 2026 berjalan dengan baik di seluruh Indonesia.
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP gelombang pertama yang berlangsung pada 6 s.d. 7 April 2026 berjalan dengan baik di seluruh Indonesia. (CNN Indonesia/ Adi Ibrahim).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP gelombang pertama yang berlangsung pada 6 s.d. 7 April 2026 berjalan dengan baik di seluruh Indonesia.

Berdasarkan pantauan Posko Pusat (Command Center) TKA, sistem dan infrastruktur pusat menunjukkan performa yang baik, dengan tingkat trafik yang masih dalam batas kapasitas yang dapat ditangani.

"Secara keseluruhan, pada TKA hari pertama dan kedua ini, sistem berjalan sangat stabil dan terkendali. Partisipasinya sangat tinggi, kuatnya dukungan pemangku kepentingan lain, serta mekanisme pengendalian yang kita lakukan juga berjalan efektif," ujar Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Toni Toharudin dalam keterangan resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Selasa (7/4).

Pada gelombang pertama, tercatat sebanyak 1.935.778 peserta telah mengikuti TKA, yang terdiri dari 1.777.571 peserta moda daring dan 158.207 peserta moda semi daring. Para peserta tersebut berasal dari 33.349 sekolah penyelenggara moda daring serta 2.451 sekolah penyelenggara moda semi daring, yang mencerminkan keterlibatan satuan pendidikan dengan berbagai kondisi kesiapan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Pelaksanaan TKA juga didukung oleh 24.195 pengawas, bersama dengan 2.345 penyelia dari unsur Dinas Pendidikan Provinsi dan Kantor Wilayah Kementerian Agama, serta 42.852 proktor moda daring dan 3.188 proktor moda semi daring yang memastikan jalannya asesmen di masing-masing satuan pendidikan.

Untuk menjaga integritas, TKA menggunakan skema soal berbasis daerah dengan variasi yang jauh lebih banyak dibandingkan soal terpusat, sehingga meminimalkan potensi kebocoran dan meningkatkan keandalan hasil asesmen.

"Keterlibatan berbagai unsur ini menjadi faktor penting dalam menjaga agar pelaksanaan TKA dapat berlangsung secara tertib, terjaga integritasnya, serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan," tambahnya.

TKA jenjang SMP akan dilaksanakan pada 6 s.d. 16 April 2026, yang dibagi ke dalam empat gelombang untuk satuan pendidikan formal serta satu gelombang untuk pendidikan kesetaraan. "Tentunya pendekatan yang kita lakukan ini memastikan bahwa standar pelaksanaan yang sama di seluruh wilayah Indonesia, juga sekaligus memberikan banyak fleksibilitas terhadap persiapan dari satuan pendidikan melalui sistem gelombang ini," tambah Toni.

Adapun dalam pelaksanaannya, TKA dirancang berlangsung selama dua hari untuk setiap gelombang. Pada hari pertama, peserta akan melalui 10 menit latihan, 75 menit tes Matematika dan Numerasi, serta 20 menit survei karakter. Kemudian pada hari kedua, peserta akan mengerjakan 10 menit latihan, 75 menit tes Bahasa Indonesia dan Literasi, serta 20 menit survei lingkungan belajar.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, Kemendikdasmen juga mengoperasikan posko pemantauan pusat (command center) serta posko pendampingan di daerah. Posko tersebut berfungsi untuk memberikan dukungan teknis maupun nonteknis secara cepat dan terkoordinasi kepada satuan pendidikan serta peserta didik.

Toni pun menegaskan bahwa Kemendikdasmen akan terus melakukan pemantauan dan penyempurnaan selama pelaksanaan TKA. "Kami sangat optimis dengan sinergi seluruh pihak. Tes Kemampuan Akademik tahun ini akan menjadi instrumen yang sangat penting untuk membangun sistem pendidikan yang lebih baik sesuai arah kebijakan Pendidikan Bermutu untuk Semua," tutupnya.

Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]