Longsor di Sumedang: 2 Rumah Rusak, 1 Warga Masih Tertimbun

CNN Indonesia
Kamis, 09 Apr 2026 10:00 WIB
Longsor di Sumedang juga memutus akses jalan Bandung-Cirebon. (ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)
Bandung, CNN Indonesia --

Tanah longsor menimpa dua rumah warga di Dusun Ciranggon, Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu (8/4) malam. Akibat kejadian tersebut, satu orang dilaporkan tertimbun material longsor dan hingga kini masih dalam pencarian.

Korban yang belum ditemukan diketahui bernama Pepen Supendi (60), pemilik salah satu rumah yang terdampak. Sementara tiga korban lainnya berhasil diselamatkan dan telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang.

"Tiga orang sudah kita larikan ke rumah sakit, tinggal satu lagi yang masih tertimpa, masih tertimbun, ya, dan dalam pencarian. Jadi, ada dua rumah terdampak," kata Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila, di Cadas Pangeran Sumedang, Rabu (8/4).

Fajar menjelaskan, berdasarkan informasi dari warga, saat kejadian korban tengah beristirahat di dalam rumah. Hujan dengan intensitas tinggi diduga menjadi pemicu terjadinya longsor yang langsung menghantam bangunan.

"Jadi waktu kejadian Pak Pepen ini sedang tidur. Kondisinya sedang hujan. Jadi kemarin kita sudah mitigasi sebelumnya, dan kebetulan di zona tersebut sebenarnya belum masuk zona merah," katanya.

Namun demikian, proses pencarian korban untuk sementara dihentikan karena kondisi tanah di lokasi masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan. Pencarian akan dilanjutkan kembali pada Kamis (9/4) pagi.

"Sampai sekarang belum ditemukan, dari habis Magrib masih pencarian. Yang kami takutkan, ketika dipaksa untuk melakukan pencariannya lebih dalam, kondisi tanahnya belum stabil ditakutkan ada longsor susulan," ucap Fajar.

Upaya pencarian melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, BPBD hingga Basarnas.

Selain merusak rumah warga, longsor juga menghantam kandang kambing milik korban.

Dari 10 ekor kambing, sembilan di antaranya tertimbun material, sementara satu ekor berhasil selamat.

Baca selengkapnya di sini.

(csr/isn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK