Profil Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dibawa ke Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (10/4) malam.
Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan Gatut langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Pagi ini (Sabtu), tim membawa Bupati Tulungagung ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Budi.
Nama Gatut Sunu Wibowo sendiri terbilang belum lama menempati posisi puncak pemerintahan di Tulungagung. Ia merupakan Bupati Tulungagung periode 2025-2030 setelah menang Pilkada 2024 bersama wakilnya, Ahmad Baharudin.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat pasangan Gatut Sunu Wibowo-Ahmad Baharudin menang pada Pilkada Tulungagung 2024 dengan perolehan 50,72 persen suara.
Portal resmi Pemerintah Kabupaten Tulungagung mencatat Gatut Sunu dan Ahmad Baharudin telah menjalani serah terima jabatan untuk masa kepemimpinan 2025-2030.
Sebelum menjadi bupati, Gatut lebih dulu dikenal lewat posisinya di pemerintahan daerah. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Tulungagung pada 2019-2023.
Perjalanan politiknya juga sempat menjadi perhatian menjelang Pilkada 2024. Gatut awalnya kader PDIP, sebelum memilih keluar dan bergabung ke Partai Gerindra menjelang pemilihan.
Selain berkarier di politik, Gatut juga dikenal memiliki latar belakang sebagai pengusaha. Ia pernah diberitakan bekerja sebagai pengusaha toko bangunan sebelum melangkah ke pemerintahan daerah.
Dari sisi pendidikan, Gatut menempuh pendidikan dasar dan menengah di Tulungagung. Ia kemudian meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Merdeka Malang dan Magister Ekonomi dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Gatut tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp20.335.211.000 berdasarkan laporan itu disampaikan pada 31 Desember 2025 sebagai pimpinan tertinggi Pemerintah Kabupaten Tulungagung.
Angka itu mengalami peningkatan dibandingkan dengan LHKPN yang dilaporkan pada 2 September 2024 sebagai calon kepala daerah dengan total Rp18.078.162.376.
Kini, Gatut Sunu Wibowo kembali menjadi sorotan publik setelah terjaring OTT KPK dan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
(anm/chri)