Super Puma Dikerahkan Cari Heli PK-CFX yang Hilang Kontak di Kalbar

CNN Indonesia
Kamis, 16 Apr 2026 17:53 WIB
Foto ilustrasi helikopter super puma. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo
Jakarta, CNN Indonesia --

Heli Super Puma dari Lanud Supadio turut dikerahkan untuk mencari keberadaan helikopter PK-CFX yang hilang kontak dalam penerbangan dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (16/4).

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra mengatakan pengerahan Heli Super Puma dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan pihak Lanud Supadio.

"Pada pukul 13.10 itu digerakkan satu unit Super Puma dengan jumlah kru empat orang, Kopasgat empat orang dan tim rescue Kantor SAR Pontianak dua orang," kata Junetra kepada wartawan.

Hingga saat ini proses pencarian masih terhadap helikopter tersebut terus dilakukan oleh tim gabungan.

"Sampai saat ini, sore ini, dapat kami update berita bahwa informasi yang didapat masih nihil," ucap dia.

Helikopter PK-CFX dilaporkan hilang kontak di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (16/4).

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra menyatakan peristiwa tersebut pertama kali diterima pihaknya pada pukul 10.40 WIB dari pihak AirNav. Helikopter itu dilaporkan kehilangan kontak sekitar pukul 08.39 WIB di Desa Tapang Tingang.

Helikopter milik PT Matthew Air itu terbang dari Melawi menuju Kubu Raya. Namun, di tengah perjalanan, pesawat tersebut diduga mengalami gangguan hingga akhirnya hilang kontak di sekitar Kecamatan Nanga Taman.

Berdasarkan informasi sementara yang dikonfirmasi Basarnas, helikopter PK-CFX berjenis Airbus H-130 tipe H-130T2 itu mengangkut delapan orang, termasuk pilot.

Data Polres Sekadau melaporkan manifes penerbangan Capt Marindra W (pilot) dan Harun Arasyd (co-pilot) dan enam penumpang, yakni Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.

(dis/isn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK