Polisi Sebut Pelaku Penikaman Kenal dengan Nus Kei

CNN Indonesia
Senin, 20 Apr 2026 11:55 WIB
Polisi menyebut pelaku penikaman mengenal sosok Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (59). Detikcom/Matius Alfons
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi menyebut pelaku penikaman mengenal sosok Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (59).

Dalam perkara ini polisi telah menangkap dua pelaku. Keduanya masing-masing berinisial HR (28) serta FU (36).

"Iya (pelaku kenal dengan korban)," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi saat dikonfirmasi, Senin (20/4).



Kendati demikian, Rositah belum membeberkan soal hubungan antara pelaku dan korban. Ia hanya menyebut dari pendalaman sementara, motifnya terkait balas dendam.

"Untuk motif berdasarkan hasil pemeriksaan adalah balas dendam," ucap dia.

Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara, Maluku, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun.

Insiden tersebut terjadi di area bandara yang berada di Kecamatan Kei Kecil pada Minggu (19/4) sekitar pukul 11.25 WIT. Saat kejadian, Nus Kei baru saja tiba setelah melakukan penerbangan dari Jakarta.

"Terjadinya tindak pidana penikaman yang mengakibatkan meninggalnya Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei," kata Rositah.

Rositah menyebut saat kejadian, pelaku secara tiba-tiba menyerang korban menggunakan senjata tajam sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

"Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian," ujarnya.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka yang diderita.

"Sempat dirawat di RS, namun tim medis menyatakan korban meninggal dunia karena luka yang dialami," katanya.

(dis/ugo)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK