Polisi: Pelaku Balas Dendam ke Nus Kei soal Pembunuhan di Bekasi 2020

CNN Indonesia
Senin, 20 Apr 2026 12:46 WIB
Polisi membeberkan alasan di balik aksi balas dendam pelaku penikaman terhadap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (59). (Detikcom/Jehan Nurhakim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi membeberkan alasan di balik aksi balas dendam pelaku penikaman terhadap Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (59).

"Motif pelaku adalah balas dendam. Kedua pelaku dendam karena korban Nus Kei adalah otak di balik pembunuhan saudara kedua pelaku atas nama Fenansius Wadanubun alias Dani Holat," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi saat dikonfirmasi, Senin (20/4).

Rositah menyebut aksi pembunuhan yang disebut didalangi Nus Kei itu terjadi di Jakarta pada tahun 2020 silam.

"Yang terjadi pada tahun 2020 di Jakarta, samping Apartemen Metro Galaxy, Kalimalang, Bekasi," ucap dia.

Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara, Maluku, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman oleh orang tidak dikenal di Bandara Karel Sadsuitubun.

Insiden tersebut terjadi di area bandara yang berada di Kecamatan Kei Kecil pada Minggu (19/4) sekitar pukul 11.25 WIT. Saat kejadian, Nus Kei baru saja tiba setelah melakukan penerbangan dari Jakarta.

"Terjadinya tindak pidana penikaman yang mengakibatkan meninggalnya Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei," kata Rositah.

Rositah menyebut saat kejadian, pelaku secara tiba-tiba menyerang korban menggunakan senjata tajam sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

"Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian," ujarnya.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka yang diderita.

"Sempat dirawat di RS, namun tim medis menyatakan korban meninggal dunia karena luka yang dialami," pungkasnya.

(fra/dis/fra)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK